Tekan Stunting di Yogya, Eko Suwanto Luncurkan Program Gemar Makan Ikan di 86 RW

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, meluncurkan program "Gemar Makan Ikan" bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DIY sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di Kota Yogyakarta. Program ini resmi dimulai di RW 6 Kelurahan Muja Muju pada Minggu (6/4).

Peluncuran dihadiri warga dan kader kesehatan setempat. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapat pembagian olahan ikan, edukasi gizi, serta buku resep olahan ikan untuk mendorong konsumsi protein hewani dalam kehidupan sehari-hari.

Eko Suwanto menyatakan program ini akan dilanjutkan ke seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

"Program ini resmi dimulai di RW 6 Kelurahan Muja Muju. Insya Allah saya akan sowan dan silaturahmi di 86 RW, memberikan dukungan nyata kebijakan penyelesaian masalah stunting di Kota Yogyakarta," ujar Eko Suwanto.

Program ini menyasar peningkatan asupan gizi balita dan ibu hamil melalui konsumsi ikan yang mengandung protein, omega-3, dan vitamin.

"Ikan memiliki kandungan protein, omega-3, dan vitamin yang sangat penting bagi pertumbuhan balita dan anak, juga kesehatan ibu hamil," ujar Eko Suwanto.

Selain edukasi gizi, masyarakat juga mendapat pemahaman tentang cara mengolah ikan agar tetap bergizi dan disukai anak-anak.

"Kami ajak masyarakat semakin senang mengkonsumsi ikan. Ini sangat penting untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas," kata Eko Suwanto.

Lurah Muja Muju, Iswadi, menyambut positif program tersebut.

"Program ini sangat membantu, terutama untuk kami para ibu agar lebih kreatif dalam menyiapkan makanan sehat bagi anak," ungkapnya.

Di wilayah RW 6, bantuan gizi juga terus disalurkan melalui posyandu. Perwakilan Tim Pendamping Keluarga Muja Muju, Ibu Amin, menyampaikan bahwa hingga saat ini bantuan berupa telur, susu, dan buah telah diberikan kepada 35 balita, dengan masing-masing posyandu menerima dua bingkisan.

Program Gemar Makan Ikan merupakan bagian dari sinergi Pemda DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta yang melibatkan Dinas Kesehatan, Puskesmas, lurah, PKK, serta Tim Pendamping Keluarga dalam penanganan stunting.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos Aprilia Pastikan Bezzecchi dan Martin Bebas Bersaing hingga Akhir Musim
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Akademisi Usulkan 50% Pajak Air Tanah untuk Konservasi
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Antisipasi Kemarau Panjang, Petani di Desa Namang Bangka Tengah Tanam Padi Lebih Awal
• 35 menit lalutvrinews.com
thumb
1 Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Tak Ditahan, Ini Alasannya
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Populer: Australia Jamin Pasokan BBM; India Kembali Beli Minyak Iran
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.