JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah viralnya kendaraan yang terparkir di tepi jalan kawasan Kalisari serta tindak lanjut laporan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang diduga menggunakan artificial intelligence (AI), lokasi tersebut kini telah steril.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Senin (6/4/2026) malam, tidak terlihat lagi mobil yang terparkir di pinggir jalan kawasan tersebut.
Situasi jalan juga cenderung sepi. Hanya sesekali kendaraan roda dua maupun roda empat melintas di Jalan Damai, Kalisari, Jakarta Timur.
Baca juga: PPSU Rekayasa Laporan JAKI Pakai AI, Wali Kota Jaktim: Jangan Main-main...
Terlihat pula spanduk larangan parkir yang dipasang di tembok untuk mencegah kendaraan kembali parkir di area tersebut.
Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Pasar Rebo, Basuki, mengatakan empat mobil yang sebelumnya dilaporkan telah dipindahkan oleh pemiliknya.
Dua mobil dipindahkan oleh pemilik bengkel ke dalam garasi, sedangkan dua lainnya dipindahkan pemilik kendaraan ke lokasi lain.
Baca juga: Petugas PPSU Diberi SP1 Usai Unggah Foto Rekayasa AI di JAKI, Diminta Tak Mengulangi
"Awalnya empat mobil yang parkir liar itu akan kita derek. Namun, ketika sampai di lokasi, mobil sudah tidak ada lagi dan kondisi lokasi sudah steril," kata Basuki saat dikonfirmasi, Senin.
Ia menambahkan, ruas jalan tersebut merupakan jalan lingkungan yang sempit sehingga kendaraan yang parkir dapat mengganggu arus lalu lintas.
“Di lokasi tersebut merupakan jalan lingkungan yang sangat sempit. Jika ada kendaraan yang parkir, akan mengganggu kendaraan lain,” kata Basuki.
Baca juga: Lurah Kalisari Minta Maaf soal Foto Rekayasa AI di JAKI, Petugas PPSU Diberi SP1
Sebelumnya, seorang warganet mengeluhkan parkir liar di jalan permukiman di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pemilik akun Threads @seinsh menyebut warga telah melaporkan persoalan tersebut hingga ke tingkat kelurahan.
Bahkan, laporan juga disampaikan melalui aplikasi JAKI. Namun, laporan itu disebut tidak kunjung diselesaikan.
Baca juga: Laporan ke JAKI Direspons Foto AI, DPRD DKI: Jangan Bikin Laporan Asal Bapak Senang
Pelapor juga mengaku menerima bukti tindak lanjut yang diduga telah dimanipulasi menggunakan artificial intelligence (AI).
“Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




