Siswa Kelas 12 SMK IDN Bogor akan Lulus dari Sekolah Lain Jika Perizinan Tak Kunjung Rampung

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Seluruh siswa SMK IDN Bogor, mulai dari kelas 10 hingga 12, kini terpaksa dipindahkan ke sekolah swasta lain. 

Langkah ini diambil oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat sebagai solusi sementara menyusul dicabutnya izin operasional lembaga pendidikan tersebut akibat kendala administrasi.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa pemindahan ini dilakukan untuk menjamin hak pendidikan para siswa, terutama kelas 12 yang segera menghadapi kelulusan. 

Saat ini, perizinan SMK IDN dicabut karena adanya sejumlah persyaratan yang belum terpenuhi oleh pihak yayasan.

"Totalnya (siswa) saya enggak kurang tahu pasti ya. Karena tadi kita enggak mau membahas tentang cuma itu. Hanya saja antara kelas 12, kelas 11, kelas 10 seluruhnya sudah kita pindah sekarang. Sampai perizinannya keluar," jelas Edy usai melakukan audiensi dengan Komite SMK IDN di Gedung DPRD Jabar, Senin (6/4).

Terkait status kelulusan, Edy memaparkan dua skenario. Jika izin SMK IDN terbit sebelum ijazah dicetak, maka siswa tetap lulus sebagai siswa SMK IDN Boarding School. 

Namun, jika perizinan tetap mandek, ijazah siswa akan diterbitkan oleh sekolah swasta tempat mereka dititipkan saat ini.

"Ijazahnya pada SMK yang di hari ini," tegas Edy.

Di sisi lain, Analis Hukum Ahli Madya Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Barat, Arief Nadjemudin, menyatakan bahwa pihaknya tidak mempersulit izin sekolah tersebut. 

Masalah utamanya terletak pada belum adanya dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Pihaknya mengaku siap mempercepat proses jika yayasan segera melengkapi dokumen tersebut.

"Jadi sebenarnya kita juga dengan pihak yayasan, IDN juga sudah bersepakat akan mempercepat, tadi juga disampaikan untuk pengurusan perizinan. Jadi, permasalahan itu saja. Jadi, kita juga siap memudahkan percepatan perizinan, karena hanya salah satu syarat saja yang PBG itu," tutur Arief.

Persoalan ini memicu kekhawatiran besar bagi wali murid. Komite Sekolah SMK IDN Bogor pun mendatangi Komisi V DPRD Jabar pada Senin ini untuk mengadukan nasib anak-anak mereka. 

Sekretaris Komite Sekolah, Sri Malahayati, menekankan bahwa fokus utama mereka adalah kelangsungan belajar mengajar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laporan SPT Tahunan 2025 Tembus 10,8 Juta, Aktivasi Akun Coretax Capai 17,7 Juta WP
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
LKPJ 2025 Layak, Gubernur Khofifah Apresiasi DPRD Jatim
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Plastik Belum Akan Turun, Kenaikan Diprediksi Bisa Sampai Setahun
• 6 jam lalukompas.com
thumb
KontraS Desak Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN Versi GRI 2026, Pramono Beberkan Indikatornya
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.