JAKARTA, DISWAY.ID -- Jakarta berhasil menempati posisi sebagai kota teraman ke-2 di Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan laporan Global Residence Index (GRI) 2026.
Dalam rilis pada pertengahan Januari 2026 lalu, menempatkan Jakarta tepat di bawah Singapura yang berada di peringkat pertama.
Jakarta juga berhasil mengungguli kota besar lainnya di ASEAN, seperti Manila, Bangkok, serta Kuala Lumpur.
BACA JUGA:Laporan Parkir Liar Dibalas Foto AI, Pramono Desak Inspektorat Periksa Lurah Kalisari!
BACA JUGA:Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari ini 7 April 2026, Cek Dokumen Persyaratannya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut dengan hasil survei yang dilakukan Global Residence Index tersebut.
"Mengenai hasil apa kota teraman nomor dua di ASEAN, itu saya sebenarnya juga surprise," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.
Pramono bersyukur Jakarta selama ini yang selalu berada di bawah Bangkok dan Kuala Lumpur mampu naik peringkat ke posisi dua sebagai kota teraman.
"Sekarang Jakarta hanya setelah Singapura. Dan itu harus kita rawat, kita jaga bersama-sama," ucapnya.
Pramono mengatakan, ditetapkannya Jakarta menjadi kota teraman kedua di ASEAN, bisa jadi karena mampu menghadirkan toleransi antarumat beragama.
BACA JUGA:Warga Lenteng Agung dan Aparat TNI Berselisih Soal Pembongkaran Lahan
BACA JUGA:Driver Taksi Online Cabul Ditetapkan Tersangka Positif Sabu, Begini Kronologi Lengkapnya!
Diketahui, Pramono berhasil menghadirkan beragam kegiatan saat perayaan Natal, Imlek, Nyepi, hingga Idul Fitri.
Pramono menegaskan, keberagaman agama dan budaya merupakan etalase atau simbol dari Jakarta yang tidak dapat dipisahkan.
"Mungkin karena berbagai kegiatan yang diadakan di ruang publik mulai dari Natalan, kemudian Imlek, Nyepi, Ramadan, Idul Fitri, yang alhamdulillah menunjukkan kuatnya keberagaman yang ada di Jakarta," ujarnya.
- 1
- 2
- »





