Nelayan Temukan Benda Mirip Torpedo di Lombok, Ini Penjelasan Polisi

metrotvnews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Mataram: Tim Gegana Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan benda berbentuk cerutu besar mirip torpedo hasil temuan nelayan yang menjaring ikan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, tidak mengandung bahan peledak.

"Hasil awal memastikan benda tersebut steril dari bahan peledak dan radioaktif," kata Kepala Polres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta di Mataram, Senin malam, 6 April 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan, tim gegana telah memastikan hal tersebut sesuai hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi bahan peledak Kerber T serta detektor radioaktif RIIDEye X. Pemeriksaan dilakukan langsung dari pesisir pantai tempat evakuasi sementara pada Senin siang.

Baca Juga :

Geger Penemuan Granat di Area Makam Mbah Pace Tegal
Dia menjelaskan bahwa benda mirip torpedo berwarna hitam tersebut memiliki ukuran panjang sekitar 3,7 meter dengan diameter kurang lebih 70 sentimeter. Benda ini lebih mirip pada perangkat survei atau observasi bawah laut.

Dari sekitar badan benda juga terdapat sejumlah perangkat elektronik yang terpasang dan ada tulisan huruf mandarin seperti labelisasi produk. Ada satu kata pada badan benda yang dapat terbaca seperti sebuah akronim bertuliskan CSIC yang berlatar biru dan juga nampak angka tujuh berwarna sama nampak seperti logo.


Polisi mendokumentasikan benda mirip torpedo hasil temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Senin (6/4/2026). ANTARA/HO-Polres Lombok Utara

Berdasarkan penelusuran, CSIC merujuk pada PT China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC), salah satu perusahaan galangan kapal milik negara Tiongkok yang dikenal sebagai produsen utama peralatan maritim.

Namun, kepolisian belum berani menarik kesimpulan ke arah informasi tersebut karena proses identifikasi masih berlangsung dengan komunikasi para pihak terkait. Lebih lanjut, atas temuan tersebut pihak kepolisian menyerahkan penanganan lanjutan kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram.

"Kami serahkan ke TNI AL untuk penanganan lebih lanjut, termasuk identifikasi teknis secara mendalam," ujarnya.

Agus menegaskan bahwa penanganan awal oleh pihak kepolisian sudah berjalan secara terukur dengan melibatkan berbagai pihak guna mengantisipasi segala kemungkinan ancaman keamanan maupun kedaulatan wilayah. Sebagai bentuk atensi hasil temuan, kepolisian turut memasang garis pengamanan di lokasi evakuasi sementara yang berada di pesisir pantai Gili Trawangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertahan di Bangku Kuliah hingga Batas Akhir, Cerita di Balik Mahasiswa "Abadi"
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Tidak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Disinggung Soal Jodoh, Natasha Wilona Justru Fokus Bahagiakan Sang Ibu
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kajati Sumut Tunjuk Pelaksana Harian Kajari Karo
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Sidang Kasus Baby Sitter di Bengkulu, Publik Diminta Tak Berspekulasi
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.