Wali Murid Kelas XII SMK IDN Bogor Berharap Perizinan Sekolah Dikebut Agar Ijazah Ratusan Siswa Dapat Terbit

tvonenews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Komite sekolah dan para wali murid kelas XII SMK IDN Bogor berharap polemik perizinan sekolah dapat dikebut, agar ijazah ratusan siswa dapat terbit.

Ancaman gagal terbitnya ijazah menghantui ratusan siswa SMK IDN Boarding School Bogor. 

Polemik perizinan sekolah yang belum tuntas membuat masa depan siswa kelas XII berada di titik kritis jelang kelulusan.

Kegelisahan itu memuncak dalam audiensi wali murid dengan Komisi V DPRD Jawa Barat, Senin (6/4/2026). 

Mereka menuntut percepatan penyelesaian izin, agar siswa tetap memperoleh ijazah dari sekolah tempat mereka menempuh pendidikan.

Polemik Pencabutan Izin Sekolah, Kuasa Hukum SMK IDN Sebut 500 Lebih Siswa Bertahan: Mereka Ingin Lulus dengan Ijazah
Sumber :
  • Istimewa

Data sekolah menunjukkan total siswa saat ini mencapai 557 orang, dengan rincian kelas X sebanyak 181 siswa, kelas XI 200 siswa, dan kelas XII 176 siswa.

Koordinator Wali Murid Kelas XII, Sri Malahayati mengatakan, persoalan ini bukan sekadar administratif, melainkan menyangkut kepastian masa depan siswa.

"Terutama untuk yang kelas XII, yang saat ini sudah di ujung-ujung masa pendidikan dan juga yang kedua, adalah keberlanjutan kegiatan belajar mengajar untuk Kelas X dan XI. Hal itu yang kami utamakan dalam perjuangan ini," ujarnya.

Waktu menjadi faktor krusial. Target penyelesaian izin harus tercapai sebelum batas akhir (cut off) penerbitan ijazah pada awal Mei.

"Jadi mudah-mudahan nanti tanggal 5 Mei, sebelum cut off, ijazah itu semua hal yang tadi diakselerasi itu bisa terselesaikan, sehingga ada sebuah kepastian bagi para siswa terutama kelas XII, terhadap ijazah mereka adalah ijazah SMK IDN, karena itulah portofolio pendidikan mereka selama ini," ucapnya.

Sri menegaskan, identitas ijazah bukan hal sepele. Jika siswa dipaksa menerima ijazah dari sekolah lain, maka itu berarti menghapus rekam jejak pendidikan yang telah mereka bangun selama ini.

"Itulah yang tadi kami sangat tekankan, ketika pindah atau ijazahnya bukan ijazah IDN, itu kan berarti ada sebuah ketidakpastian yang didapatkan oleh para siswa. Nah, ini keadilan yang kami kejar di sini. Jadi tentu akan mengecewakan ya kalau nanti bulan Mei nanti, ternyata enggak terkejar untuk cut off ijazah SMK IDN ini," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jurus KPK-Kemenperin Cegah Kebocoran Investasi di Sektor Industri
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Perang dan El Nino, Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Pupuk Aman
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Aaron Ramsey Resmi Pensiun dari Sepak Bola di Usia 35 Tahun
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Skandal Korupsi Telkom Rp464,9 Miliar Memasuki Babak Akhir, 11 Terdakwa Siap Hadapi Vonis
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Thailand Perketat Kontrol Ekspor Minyak Sawit Mentah Mulai April 2026 untuk Amankan Pasokan Domestik
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.