Terkini, Makassar — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) terus memperkuat kapasitas komunikasi publik melalui penyelenggaraan Workshop Kehumasan yang diikuti oleh admin website, pengelola media sosial, serta tim humas dari seluruh departemen dan program studi.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026) di Aula Prof. Solihin, Lantai 2 Kelas Internasional FK Unhas ini menjadi bagian dari langkah strategis fakultas dalam mengoptimalkan publikasi kegiatan akademik sekaligus menjawab tantangan komunikasi di era digital atau Humas 5.0.
Workshop tersebut melibatkan perwakilan dari 28 departemen dan 35 program studi di lingkup FK Unhas, dengan fokus pada peningkatan kecepatan, akurasi, serta kualitas penyebaran informasi kepada publik.
Perkuat Kecepatan dan Ketepatan InformasiWakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya FK Unhas, Firdaus Hamid, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tingginya dinamika aktivitas akademik.
Menurutnya, produktivitas kegiatan di FK Unhas harus diimbangi dengan publikasi yang cepat dan tepat waktu agar informasi yang disampaikan tetap relevan.
“Di FK Unhas terdapat 28 departemen dan 35 program studi. Setiap hari selalu ada kegiatan yang perlu disampaikan kepada publik. Namun, sering kali informasi baru dipublikasikan beberapa hari setelah kegiatan berlangsung. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam menyampaikan aktivitas di lingkup FK Unhas,” ujar Prof. Firdaus.
Ia menambahkan, fungsi kehumasan saat ini tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga berperan strategis dalam membangun citra institusi yang kredibel dan adaptif.
Humas Dituntut Adaptif di Era DigitalSementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah lanskap kehumasan secara signifikan.
Menurutnya, humas kini dituntut untuk mampu berkomunikasi secara langsung dengan publik melalui berbagai platform digital, tidak lagi bergantung sepenuhnya pada media massa konvensional.
“Dulu, kerja humas adalah membuat berita dan mengirimkannya ke media massa. Sekarang, setiap orang bisa menjadi penyebar informasi. Karena itu, humas harus mampu hadir langsung di tengah publik melalui media sosial dan kanal digital lainnya,” jelas Ishaq.
Ia menegaskan bahwa dalam era Humas 5.0, kecepatan, kreativitas, serta akurasi informasi menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan publik.
Simulasi Konten dan Penguatan KompetensiWorkshop yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta simulasi pembuatan konten kehumasan berbasis digital.
Peserta juga mendapatkan pembekalan strategi praktis dalam mengelola informasi agar lebih menarik, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, FK Unhas berharap seluruh unit kerja dapat bersinergi dalam membangun sistem komunikasi yang terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan informasi publik.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat branding FK Unhas sebagai institusi pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berbasis teknologi, sejalan dengan visi sebagai kampus yang “Hebat dan Smart”.




