TABLOIDBINTANG.COM - SCTV siap menghadirkan ajang pencarian bakat terbaru bertajuk The Icon Indonesia. Program ini dijadwalkan tayang perdana mulai Senin (13/4) mendatang dan akan disiarkan secara LIVE setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB.
Mengusung konsep kompetisi menyanyi pop, The Icon Indonesia menghadirkan 24 peserta terpilih yang siap bertarung memperebutkan gelar bergengsi sebagai ikon musik baru Tanah Air.
Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, mengungkapkan memilih 24 peserta terbaik bukanlah hal mudah mengingat banyaknya talenta luar biasa yang ikut serta dalam audisi yang diselenggarakan di beberapa kota besar Indonesia.
“Ajang ini menghadirkan format kompetisi yang berbeda dengan tantangan unik di setiap babaknya. Kami berharap The Icon Indonesia bisa melahirkan penyanyi pop berkualitas yang siap bersaing di industri musik,” ujar Banardi Rachmad dalam Konferensi Pers di SCTV Tower Senayan, Jakarta, Senin (6/4) siang.
The Icon Indonesia diklaim Banardi bukan sekadar kompetisi menyanyi biasa. Selain menghadirkan format kompetisi yang berbeda dengan tantangan unik di setiap babaknya, kursi juri diisi oleh delapan musisi papan atas lintas generasi.
Mereka adalah Ahmad Dhani, Titi DJ, Isyana Sarasvati, Afgan, Andien, Ardhito Pramono, Adrian Khalif, hingga Uan Kaisar. Para juri tak hanya menilai, tetapi juga memberikan masukan langsung kepada peserta.
Tidak hanya juri, penyanyi sekaligus penulis lagu Rieka Roslan didapuk sebagai vocal coach sementara Geri Krisdianto alias Aa Gege bertanggung jawab sebagai koreografer untuk memaksimalkan penampilan panggung.
Kompetisi Lebih Keras dan Ketat
Suasana kompetisi juga dipastikan makin seru berkat kehadiran duo host Desta dan Ananda Omesh yang dikenal dengan gaya santai dan celetukan khas mereka. Penampilan para peserta pun akan semakin hidup dengan iringan langsung dari Marcel Aulia Band.
"Icon musik besar Indonesia ini adalah salah satu pembeda utama. Bagaimana mereka mau bergabung sama kami di The Icon Indonesia untuk menjadi juri, coach hingga host, yang tentunya nanti mereka akan menggembleng dan mengkondisikan 24 talenta terbaik ini menjadi ikon baru musik Indonesia," ungkap Banardi.
"Selain itu sistem yang kami desain dimana 24 peserta ini langsung merasakan kerasnya dan ketatnya kompetisi," tambahnya.
Di fase awal bertajuk "The Duel Top 24" akan membagi peserta ke dalam dua grup. Setiap episode, dua peserta akan tereliminasi berdasarkan penilaian juri.
"Duel ini akan menunjukkan kelasnya mana peserta yang siap mana yang belum. Mana yang mempunyai kualitas suara bagus, mana yang perlu berlatih. Sehingga akan langsung dibandingkan antara satu peserta dengan peserta lain," terang Banardi.
Menariknya, penonton juga bisa ikut berpartisipasi dengan memberikan dukungan melalui Koin Virtual Gift di aplikasi Vidio.
"Virtual Gift semacam currency untuk menentukan partisipasi melalui voting. Dulu kita mengenal ada SMS, sekarang Virtual Gift melalui Vidio yang akan lebih transparan," jelas Banardi.
Memasuki babak Top 10, sistem penyelamatan lewat perolehan koin tertinggi akan menjadi penentu nasib peserta di zona merah. Bahkan, ada babak "The Recall" yang memberi kesempatan kedua bagi peserta yang sudah tereliminasi untuk kembali ke kompetisi.




