PBB Ungkap Kondisi Pasukan TNI Korban Serangan Terkini ke Lebanon

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
 Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric,menyampaikan keterangan tentang temuan awal investigasi peristiwa yang menyebabkan prajurit TNI gugur di Lebanon. (Sumber: Kompas TV)

NEW YORK, KOMPAS.TV - Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric mengungkapkan kondisi terkini prajurit TNI yang terluka dalam serangan terbaru di El Adeisse, Lebanon Selatan. Serangan tersebut diketahui melukai tiga prajurit TNI yang sedang menjankan misi pasukan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), Jumat (3/4/2026) pekan lalu.

Stephane Dujarric menyatakan, dua prajurit TNI sempat mengalami luka parah akibat serangan. Namun, kondisi keduanya dilaporkan telah stabil.

"Tiga penjaga perdamaian terluka, dua di antaranya luka serius. Dan lagi-lagi, dalam kasus ini, penjaga perdamaian (yang terluka) dari Indonesia," kata Dujarric dalam transkrip pernyataan yang dikutip laman resmi PBB, Senin (6/4).

"Dua personel yang luka parah telah dievakuasi ke rumah sakit di Marjayoun, mereka dilaporkan dalam kondisi stabil. Personel yang luka ringan mendapatkan perawatan di lokasi kejadian."

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi I DPR RI Desak Evaluasi Menyeluruh soal Nasib Prajurit TNI di Lebanon

Mengenai serangan yang berlanjut terhadap personel UNIFIL, Dujarric menyatakan pihaknya "sangat khawatir" dengan eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon selatan.

Dujarric pun menyebut tentara Israel merusak kamera pengawas yang dipasang di luar markas UNIFIL di Naqoura, Lebanon. Kamera tersebut difungsikan untuk memantau area markas demi memastikan keamanan personel dan warga sipil.

"Kami telah menyampaikan keprihatinan kami kepada Angkatan Bersenjata Israel. Lagi, kami mendesak semua aktor untuk mematuhi kewajiban mereka sesuai hukum internasional dan memastikan keamanan serta keselataman personel PBB setiap waktu," kata Dujarric.

Indonesia telah kehilangan tiga prajurit dalam serangan di Lebanon. Kopda Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan di posisi UNIFIL pada 29 Maret.

Pada 30 Maret, Mayor Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan gugur saat kendaraan yang mereka tumpangi dalam konvoi logistik UNIFIL diledakkan.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kondisi prajurit tni lebanon
  • pasukan perdamaian lebanon
  • prajurit tni terluka
  • unifil
  • serangan israel ke lebanon
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Ungkap Ragam Modus Penyelewengan BBM-LPG Subsidi Rugikan Negara
• 2 jam laludetik.com
thumb
NBA: Orlando Magic Jaga Peluang, Denver Nuggets Geser Lakers
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dari Tempat Ibadah Jadi Rest Area, Layanan Masjid Ramah Pemudik Catat Rekor Pengunjung
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Jalankan Energi Bersih, Pembangkit Listrik PLN IP Raih 7 PROPER Emas dan 22 Hijau
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Iran Tolak Gencatan Senjata dengan AS-Israel
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.