Cara Kemenkeu Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini 3 Instrumen Penopangnya

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Suasana masyarakat mengantre pengisian BBM pada salah satu SPBU di Kota Jayapura, Papua, pada beberapa waktu lalu. (Sumber: ANTARA/Qadri Pratiwi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Keuangan menetapkan penahanan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga penutupan tahun kalender 2026.

Intervensi pasar ini berjalan menggunakan tiga bantalan anggaran, yakni Sisa Anggaran Lebih (SAL), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi, serta pemangkasan belanja kementerian dan lembaga.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan skema tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Pemerintah memproyeksikan ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merespons pergerakan harga minyak mentah dunia pada kisaran 80 dolar AS hingga 100 dolar AS per barel sebagai imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pemerintah menjadikan asumsi harga maksimal tersebut sebagai acuan hitungan subsidi.

"Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya, dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel," ujar Purbaya.

Baca Juga: Purbaya soal Wacana Pemotongan Gaji, Mengaku Siap jika Kebijakan Diterapkan

Skema Pembiayaan Subsidi

Setiap lompatan harga minyak dunia senilai 1 dolar AS per barel menuntut pemerintah menyuntikkan tambahan subsidi mencapai Rp6,8 triliun.

Menutup kebutuhan tersebut, Kementerian Keuangan mengaktifkan tiga sumber pendanaan:

  • Dana SAL: Pemerintah menahan SAL mencapai Rp420 triliun. Angka ini mencakup penempatan perbankan senilai Rp200 triliun.
  • PNBP Sektor Energi: Pemasukan bersumber dari penjualan komoditas minyak dan batu bara di pasar global.
  • Efisiensi Belanja: Pemerintah memotong pos pengeluaran kementerian dan lembaga.

Purbaya merujuk komitmen Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait tambahan pemasukan negara dari sektor energi. Ia menekankan ketersediaan dana cadangan sanggup menutupi lonjakan kebutuhan subsidi.

Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bbm subsidi
  • kementerian keuangan
  • harga minyak dunia
  • anggaran pemerintah
  • purbaya yudhi sadewa
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gak Dibayar 7 Bulan, Lee Seung Gi Keluar dari Agensi Big Planet Made
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Daftar 32 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman, Nama-nama Eropa Tidak Masuk
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Akhir Pelarian Andre “The Doctor”, Penyuplai Dua Jaringan Narkoba di Indonesia
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Niat Menolong Berujung Maut, 4 Pekerja Tewas di Penampungan Air Jagakarsa
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.