Pemeritah Siapkan Rp 100,2 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) untuk wilayah Aceh dan Sumatera dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 100,2 triliun.

Pendanaan tersebut akan dipenuhi melalui mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada 2026, serta melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan APBN (RAPBN) pada 2027 dan 2028.

"Dalam rencana tersebut, total kebutuhan anggaran pemulihan wilayah terdampak bencana mencapai Rp 100,2 triliun dengan periode pelaksanaan selama tiga tahun, yaitu 2026 hingga 2028," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, usai memimpin rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Bansos Bencana Sumatera Rp 700 Miliar Sudah Cair, Kemensos Bakal Tambah Rp 218 Miliar

Ia menyampaikan bahwa rencana induk PRRP yang disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas ini masih dalam tahap finalisasi.

Setelah itu, PRRP akan ditinjau kembali oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR).

"Produk hukum rencana induk ini nantinya akan diajukan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Saat ini masih dalam proses finalisasi, kemudian akan diajukan oleh Kementerian PPN/Bappenas untuk ditetapkan sebagai dasar penganggaran," ujar Pratikno.

Baca juga: Kasatgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera lewat Kolaborasi Antardaerah

Pratikno menekankan bahwa kecepatan menjadi faktor kunci dalam penanganan bencana hingga tahap pemulihan.

Oleh karena itu, selaku Ketua Tim Pengarah Satgas PRR, ia meminta agar Satgas bersama kementerian dan lembaga terkait untuk menetapkan prioritas program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

"Setelah dilakukan peninjauan ulang antara Satgas, Bappenas, dan K/L terkait, termasuk BNPB, maka alokasi program harus segera ditetapkan. Sekali lagi, kecepatan sangat penting dalam penanganan bencana," ujar dia.

Baca juga: Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak untuk Penyintas Bencana Sumatera

Finalisasi rencana induk ini menandai babak baru dalam penanganan bencana yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera pada November 2025 lalu.

Sesuai rencana, penanganan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pada April 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemulihan wilayah terdampak akan difokuskan pada lima sektor utama, yakni permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor.

Dalam kurun waktu tiga tahun, program pemulihan direncanakan mencakup 12.047 kegiatan dengan total anggaran Rp 100,2 triliun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Genjot Desa Siaga TB, Target Eliminasi Dipercepat Nasional
• 5 jam laludisway.id
thumb
Tindakan Nyata Dedi Mulyadi Berantas Premanisme di Jawa Barat, Tegaskan Pelaku Harus Dihukum Setimpal
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Urai Macet di Makassar, Munafri Tegas Tertibkan Parkir Liar dan Gudang
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pencairan Bansos April 2026 Dipercepat, Ini Cara Cek Bansos Kemensos Online
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Gaji Menteri Kabinet Merah Putih akan Dipotong? Ini Kata Airlangga dan Purbaya
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.