Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia akan kembali bertanding sore ini dalam lanjutan Grup B Piala AFF Futsal 2026. Lawan yang dihadapi bukan sembarang tim, melainkan rival serumpun Malaysia yang selalu menghadirkan tensi tinggi setiap kali bertemu.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi Hall, Thailand, pada Selasa, 7 April 2026, pukul 15.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi skuad Garuda untuk melanjutkan start positif sekaligus mendekat ke babak semifinal.
Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil meyakinkan pada pertandingan pertama. Tim asuhan Hector Souto sukses mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 dan menunjukkan dominasi sepanjang laga.
Kemenangan besar itu menjadi sinyal bahwa Indonesia tampil dengan energi baru di turnamen kali ini. Komposisi skuad yang diisi sejumlah wajah anyar mampu memberi warna berbeda, terutama dalam intensitas permainan dan keberanian menyerang.
Secara statistik, Garuda tampil sangat agresif saat menghadapi Brunei Darussalam. Para pemain Indonesia tercatat melepaskan banyak tembakan ke gawang lawan, sebuah gambaran jelas tentang dominasi yang mereka tunjukkan sejak awal hingga akhir pertandingan.
Hasil tersebut untuk sementara membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup B. Garuda unggul selisih gol atas Australia, yang juga memulai turnamen dengan kemenangan pada laga perdana.
Meski puas dengan hasil awal, Hector Souto tetap melihat ada hal yang perlu dibenahi. Pelatih asal Spanyol itu menyoroti penyelesaian akhir timnya yang dalam beberapa momen masih terlihat terburu-buru.
Evaluasi itu dinilai wajar karena turnamen ini juga menjadi panggung awal bagi susunan pemain yang relatif baru. Namun, secara keseluruhan, Indonesia tetap memperlihatkan kendali permainan yang kuat dan mampu menjaga ritme laga dengan baik.
Menghadapi Malaysia, target Indonesia cukup jelas, yakni meraih tiga poin dan mengamankan tiket ke semifinal lebih cepat. Kemenangan akan membuat langkah Garuda semakin ringan sebelum menatap pertandingan berikutnya di fase grup.
Di sisi lain, Malaysia datang dengan tekanan yang lebih besar. Mereka sebelumnya kalah tipis 1-2 dari Australia, sehingga tidak punya banyak ruang untuk kembali kehilangan poin jika ingin menjaga peluang lolos.




