JAKARTA, KOMPAS.com - Andre Fernando Tjhandra (32) alias The Doctor sempat membuang ponselnya dalam pelariannya di Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan lewat keterangan persnya, Selasa (7/4/2026).
Andre membuang ponsel di jalan tol dari Kuala Lumpur menuju Selangor untuk menghilangkan jejak.
Pembuangan ponsel itu dilakukannya begitu tahu bahwa dirinya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron.
Baca juga: Kronologi Penangkapan Andre “The Doctor”, Berawal dari Narkoba di Whiterabit
Berdasarkan data imigrasi, Andre diketahui telah meninggalkan Indonesia sejak 20 Februari 2024 menggunakan penerbangan AirAsia QZ326 dari Bandara Internasional Juanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
“Tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Jatranin Divhubinter Polri telah melakukan kerja sama dengan Interpol sejak tanggal 5 Maret 2026 dalam rangka operasi pencarian keberadaan dan penangkapan DPO atas nama Andre Fernando alias The Doctor,” kata Brigjen Eko.
“Yang merupakan pemasok narkotika dalam jaringan Erwin Iskandar di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan jaringan peredaran narkotika di Whiterabit yang diduga melarikan diri ke wilayah Malaysia,” tambah dia.
Baca juga: Andre The Doctor Ditangkap Seorang Diri di Apartemen, Tinggal di Malaysia sejak 2024
Akhirnya, Andre berhasil ditangkap polisi di Malaysia Minggu (5/4/2026) siang.
Andre memasok narkoba ke Ko Erwin yang merupakan penyetor uang Rp 2,8 miliar ke mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro.
Andre The Doctor juga pasok narkoba ke Whiterabit
Polisi mengatakan Andre juga memasok narkoba ke kelab malam di Jakarta bernama Whiterabit.
Maret lalu, polisi menindak Whiterabit Gatot Subroto Club and Private Suites. Direktur kelab malam menjadi tersangka.
Singkat cerita, pengedar narkoba di lokasi itu, Ikha Novita Sari alias Mami Mika, memperoleh pasokan dari Andre.
“Yang bersangkutan (Ikha) memperoleh suplai narkotika dari seseorang bernama Andre Fernando yang saat berkenalan memperkenalkan dirinya dengan nama samaran Charlie,” kata Eko.
Belakangan diketahui, Andre juga terhubung dengan Ko Erwin, bandar narkoba di kasus AKBP Didik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang