Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan bahwa para astronaut dalam misi Artemis II pada 4 April telah berada lebih dekat ke Bulan dibandingkan ke Bumi. Mereka juga akan mengamati sebuah gerhana Matahari total langka dari sudut pandang unik di luar angkasa.
EtIndonesia. Pada 5 April 2026, misi berawak “Artemis II” milik NASA telah memasuki hari kelima. Empat astronot sedang melakukan perjalanan dengan stabil di pesawat ruang angkasa Orion, dengan jarak lebih dari 200.000 mil dari Bumi dan semakin mendekati Bulan.
Selain membagikan gambar Bulan dan Bumi yang diambil dari luar angkasa, NASA juga menyatakan bahwa pada Senin (6 April) pukul 20:35 waktu Timur AS, saat pesawat melintasi sisi jauh Bulan, Bulan yang sangat besar akan berada tepat di antara pesawat dan Matahari.
Dari sudut pandang astronaut, Bulan akan tampak sangat besar dan sepenuhnya menutupi Matahari, sehingga pesawat akan mengalami gerhana Matahari total selama sekitar 53 menit. Ini jauh lebih lama dibandingkan gerhana Matahari total di Bumi yang biasanya hanya berlangsung sekitar 7 setengah menit—sekitar 7 kali lebih lama.
NASA diperkirakan akan menyiarkan secara langsung seluruh proses tersebut, termasuk gambar resolusi tinggi Bulan dan komunikasi suara langsung dari para astronaut.
“Ini adalah perspektif yang sangat unik untuk misi ini. Gerhana ini akan berlangsung sekitar 53 menit, dan setelah itu mereka akan melihat matahari terbit, ketika Matahari muncul kembali dari sisi lain Bulan,” kata Kelsey Young, penanggung jawab operasi penerbangan ilmiah Artemis.
Selain itu, NASA juga merilis rekaman langsung dari pesawat, menunjukkan para astronaut dalam kondisi baik dan sedang mempersiapkan diri untuk momen observasi penting pada hari Senin.
Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, mengatakan: “Tegangan permukaan ada di mana-mana. Tanpa gravitasi, tetesan air akan membentuk bola yang sempurna. Ia mempertahankan bentuk itu, seperti sebuah lensa. Tadi kami tertawa karena bisa membuat wajah Jeremy terlihat terbalik lalu kembali normal. Ini sangat menakjubkan. Bermain air di luar angkasa itu menyenangkan.”
Menurut laporan terbaru NASA, Artemis II berhasil diluncurkan pada malam 1 April dari Kennedy Space Center. Ini merupakan pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun Amerika Serikat kembali mengirim astronot ke orbit Bulan.
Reporter NTD Television, Yu Liang, melaporkan.





