JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut kota yang dipimpinnya dinobatkan sebagai kota teraman nomor dua di ASEAN versi Global Residence Index.
Menurut Pramono, Jakarta biasanya berada di bawah Kuala Lumpur atau Bangkok dalam pemeringkatan semacam. Pramono menyebut citra keamanan Jakarta terlihat dari perayaan hari besar keagamanan yang berlangsung damai dan harmonis.
Adapun Global Residence Index adalah firma konsultansi berbasis di Irlandia yang bergerak di bidang kewarganegaraan dan mobilitas global.
“Itu saya sebenarnya juga surprise. Jakarta yang selama ini selalu di bawah Bangkok, Manila dan Kuala Lumpur, sekarang Jakarta posisi kedua, setelah Singapura,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Peringatan BPBD DKI Jakarta: Ancaman Cuaca Ekstrem Intai Ibu Kota hingga 9 April 2026
Gubernur DKI itu menyebut penetapan Jakarta sebagai kota teraman nomor dua di ASEAN menunjukkan kuatnya keberaman di ibu kota.
Pramono menyebut keberagaman ini terlihat dalam acara-acara peringatan hari besar keagamaan belakangan ini. Misalnya seperti chrstimas carol Natal, Cap Go Meh, pawai obor dan festival bedug saat Ramadan dan Idulfitri, hingga pawai ogoh-ogoh ketika Nyepi.
Politikus PDI Perjuangan itu pun berharap agar keamanan dan kenyamaman di Jakarta dapat dijaga dan ditingkatkan bersama-sama.
“Alhamdulillah menunjukkan kuatnya keberagaman yang ada di Jakarta. Itu juga menjadi etalase atau simbol tentang Jakarta sendiri,” kata Pramono Anung dikutip Antara.
Sebelumnya, dalam pemeringkatan Global Residence Index, Jakarta menempati peringkat kedua kota termaman di ASEAN dengan skor 0,72. Jakarta hanya kalah dari Singapura yang diberi skor 0,90.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- pramono anung
- dki jakarta
- jakarta kota teraman asean
- kota teraman asean
- global residence index




