tvOnenews.com - Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya tak boleh jemawa meski membuka F1 2026 dengan tiga kemenangan beruntun.
Mercedes berhasil memenangkan balapan di Australia, China, Jepang, serta merebut Sprint di Shanghai.
Namun, dominasi Mercedes di Sirkuit Suzuka tak semutlak dua seri sebelumnya.
- Reuters/Jakub Porzycki
Di F1 GP Jepang 2026, Oscar Piastri sempat memimpin sebelum Safety Car mengubah arah lomba dan menguntungkan Kimi Antonelli.
“Kami berharap hal itu berlanjut hingga dua balapan di Timur Tengah dan kami bisa mencetak beberapa poin lagi, tetapi saya setuju, itu memang bisa terjadi,” kata Wolff.
“Tim dan pembalap mulai belajar bagaimana mengoptimalkan sistem ini untuk keuntungan mereka dan kami telah melihat indikasi pertama di Jepang," lanjutnya.
Toto juga mengingatkan seluruh tim Mercedes untuk tidak terlena dengan dominasi di awal musim mengingat perjalanan F1 2026 masih sangat panjang.
“Apa yang tampak seperti kemenangan besar di dua balapan pertama bagi kami ternyata tidak demikian dan kami selalu memperingatkan tentang hal itu," ungkap Wolff.
“Miami akan menjadi awal baru. Bagaimana peningkatan yang dibawa orang-orang akan bekerja? Bagaimana kami telah mengoptimalkan semua sistem lainnya" lanjutnya.
Mercedes memimpin klasemen konstruktor dengan selisih 45 poin dari Ferrari. Di klasemen pembalap, Antonelli unggul sembilan poin atas George Russell.
- Mercedes AMG Petronas
“Pertama-tama kita harus tetap berpijak pada kenyataan, Kita sudah menjalani tiga balapan, kita terlihat seperti pahlawan," tegas Wolff.
“Tetapi tiga balapan lagi orang-orang mungkin akan berkata ‘yah, tidak ada pahlawan lagi’.
“Tetapi yang pasti, kami tidak pernah berhenti percaya bahwa pada akhirnya kami akan mendapatkan mobil dan membangun struktur yang dapat mewujudkannya.” tutupnya.
(akg)



