JAKARTA, DISWAY.ID - Aksi penipuan jual-beli sepeda motor dilakukan oleh pria berinisial TL (34). Ia menyamar mengenakan atribut layaknya kru salah satu televisi swasta. Penangkapan TL dilakukan polisi saat berlangsungnya transaksi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Kapolsek Mampang, AKP Dian Pornomo menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penipuan jual-beli motor melalui marketplace.
Pelaku dan korban kemudian lanjut berkomunikasi melalui WhatsApp, lalu janjian untuk bertemu di lokais transaksi yang sudah disepakati, yakni di kawasan Mampang.
BACA JUGA:Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu
BACA JUGA:Heboh Penipuan Black Dollar, Pelaku dan Korban Ternyata Sesama WNA
Di sinilah kemudian polisi bergerak dan langsung mencokok pelaku beserta barang bukti yang telah diamankan.
"Setelah janjian di TKP, saat penyerahan uang, langsung kita amankan pelaku beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut," katanya kepada awak media, Selasa 7 April 2026.
Pelaku Berlaga Sebagai Kru TVLebih parahnya, untuk meyakinkan calon korban penipuannya pelaku datang dengan mengenakan pakaian layaknya seorang kru TV.
Tak hanya itu, pelaku juga menawarkan sepeda motor lengkap dengan dokumen seperti BPKB dan STNK. Tak tahunya berkas-berkas itu diduga palsu.
"Dia menggunakan seragam TV swasta untuk meyakinkan korban bahwa dirinya bukan pelaku kriminal," ujarnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya Satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam, Ponsel Oppo A6X, Uang tunai Rp2,4 juta, Seragam TV swasta dan dokumen kendaraan (BPKB dan STNK) yang diduga palsu.
BACA JUGA:Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis Rp174.000 dari DANA Kaget Malam Ini, Awas Penipuan Berkedok Link Palsu
BACA JUGA:Kantor Dana Syariah Indonesia di SCBD Digeledah Bareskrim, Selidiki Kasus Penipuan dan Pencucian Uang
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diketahui telah melakukan aksi serupa sebanyak dua kali. Aksi pertama dilakukan di wilayah Depok, sebelum kembali mencoba peruntungan di Mampang.
"Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan intensif. Yang jelas, pelaku sudah dua kali beraksi," ungkapnya.
- 1
- 2
- »





