Serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan menghancurkan sebuah sinagoge di ibu kota Iran, Teheran, pada Selasa (7/4).
“Menurut informasi awal, Sinagoge Rafi-Nia hancur akibat serangan pada pagi ini,” kata kantor berita Mehr News Agency, seperti dikutip dari Reuters.
Yahudi merupakan salah satu agama yang diakui di Iran. Saat ini terdapat sejumlah kecil pemeluk Yahudi di negara tersebut.
Sebagian besar pemeluk Yahudi di Iran meninggalkan negara itu sejak Revolusi Islam Iran 1979.
Hingga kini, belum ada angka resmi mengenai jumlah pemeluk Yahudi yang masih tinggal di Iran. Namun data tidak resmi memperkirakan jumlahnya mencapai ribuan orang.
Media Iran Shargh menyebut sinagoge yang hancur tersebut merupakan salah satu rumah ibadah penting bagi komunitas Yahudi yang tinggal di timur laut Teheran dan sekitarnya.
Sementara itu, Islam Syiah merupakan agama mayoritas di Iran. Konstitusi Iran juga mengakui Islam Sunni, Zoroastrianisme, Yahudi, dan Kristen.
Setiap pemeluk agama yang diakui memiliki perwakilan di parlemen Iran.





