FAJAR, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah dengan menargetkan penghentian metode open dumping pada 2026.
Hal ini disampaikan saat meninjau kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Manggala, Selasa (7/04/2026), dalam rangka memastikan kesiapan transisi menuju sistem sanitary landfill.
Menurutnya, pembenahan sistem pengelolaan sampah di TPA harus berjalan beriringan dengan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
“Peralihan ini harus berjalan bersamaan dengan pembangunan PSEL agar pengelolaan sampah kita lebih maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa perubahan sistem ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan standar pengelolaan sampah perkotaan sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, pemerintah kota juga memastikan kesiapan teknis dan operasional agar transisi dari open dumping ke sanitary landfill dapat berjalan sesuai target waktu.
Munafri optimistis seluruh tahapan persiapan dapat dipenuhi, seiring dengan komitmen pemerintah kota dalam memaksimalkan sumber daya yang tersedia.
Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah Kota Makassar menuju model yang lebih modern dan berkelanjutan.





