Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuka rekrutmen terpadu tahun anggaran 2026. Kadiv Humas Mabes Polri, Johnny Eddizon Isir, menegaskan rekrutmen ini mengedepankan prinsip-prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Bersih, artinya penerimaan calon anggota Polri dilakukan secara objektif, jujur, adil, dan yang paling penting adalah bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," jelas Isir kepada wartawa, Selasa (7/4/2026).
Advertisement
Polri menjamin rekrutmen dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan melibatkan berbagai pihak pengawas, baik dari internal dan eksternal. Sebagai bukti, rekrutmen hanya melalui satu jalur, yaitu reguler. Ia juga memastikan proses rekrutmen dilakukan secara akuntabel dan hasil penerimaannya dapat dipertanggungjawabkan.
"Perlu kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, proses seleksi hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler," kata Isir.




