Laura Basuki Menang di Festival Film Internasional, Pilih Peran Berdasarkan Hati

eranasional.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Aktris Indonesia Laura Basuki kembali mencatatkan prestasi membanggakan di panggung internasional setelah meraih penghargaan kategori aktris terbaik dalam ajang Riviera International Film Festival (RIFF) yang digelar di Italia. Penghargaan tersebut diraihnya berkat penampilannya dalam film “Yohanna”, sebuah karya yang mengangkat kisah kemanusiaan dengan latar sosial yang kuat.

Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Laura sebagai salah satu aktris Indonesia dengan reputasi global yang terus berkembang. Meski demikian, perempuan berusia 36 tahun tersebut menegaskan bahwa penghargaan bukanlah faktor utama yang ia pertimbangkan dalam memilih proyek film. Baginya, proses kreatif dan keterhubungan emosional dengan cerita justru menjadi hal yang jauh lebih penting.

Dalam keterangannya kepada awak media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Laura mengaku tidak menyangka akan membawa pulang penghargaan dari festival film internasional tersebut. Ia menyebut pencapaian ini sebagai kejutan yang membahagiakan, mengingat sejak awal ia hanya berfokus pada memberikan performa terbaik tanpa memikirkan hasil akhir.

Laura menjelaskan bahwa setiap kali menerima tawaran peran, ia lebih mengedepankan ketertarikan terhadap naskah dan kedalaman karakter yang akan dimainkan. Ia mengaku tidak pernah menetapkan standar tertentu terkait potensi penghargaan atau pengakuan internasional. Baginya, selama cerita yang ditawarkan mampu menggugah perasaan dan memberikan ruang eksplorasi akting, maka proyek tersebut layak untuk dijalani.

Menurut Laura, pendekatan seperti itu justru membuatnya lebih bebas dalam berkarya. Ia tidak merasa terbebani oleh ekspektasi untuk selalu meraih penghargaan di setiap proyek yang ia jalani. Sebaliknya, ia melihat apresiasi sebagai bonus dari kerja keras yang dilakukan secara tulus dan maksimal.

Ia juga menambahkan bahwa kebahagiaan terbesar dalam berakting bukanlah saat menerima trofi, melainkan ketika dapat terlibat dalam proses kreatif yang mempertemukannya dengan banyak orang baru dan pengalaman yang beragam. Dalam setiap proyek, Laura merasa selalu mendapatkan pelajaran baru yang memperkaya perspektifnya, baik sebagai seorang aktris maupun sebagai individu.

Peran dalam film “Yohanna” menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Laura. Film ini mengangkat kisah seorang biarawati yang menjalankan misi kemanusiaan di Sumba, di tengah berbagai realitas sosial yang kompleks dan penuh konflik batin. Karakter Yohanna digambarkan memiliki dinamika emosi yang kuat, mulai dari keteguhan iman hingga pergulatan batin menghadapi kenyataan di lapangan.

Sutradara film tersebut, Robby Ertanto, mengungkapkan bahwa sejak awal Laura menjadi satu-satunya nama yang dianggap mampu menghidupkan karakter Yohanna secara utuh. Ia menilai bahwa pengalaman dan kedalaman akting Laura menjadi faktor kunci dalam keberhasilan film tersebut.

Robby menjelaskan bahwa proses produksi film dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar 10 hari. Kondisi tersebut menuntut para pemain untuk bekerja secara efisien tanpa mengorbankan kualitas akting. Dalam situasi seperti itu, kehadiran aktor yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi menjadi sangat krusial.

Menurutnya, Laura mampu menjawab tantangan tersebut dengan sangat baik. Ia tidak hanya memahami karakter secara mendalam, tetapi juga mampu menampilkan spektrum emosi yang kompleks dalam waktu yang terbatas. Hal inilah yang kemudian membuat penampilannya mendapat apresiasi tinggi di berbagai festival film internasional.

Film “Yohanna” sendiri telah menjalani perjalanan panjang sebelum akhirnya meraih penghargaan di Italia. Karya ini lebih dulu diputar di sejumlah festival film bergengsi, termasuk di Rotterdam, yang dikenal sebagai salah satu ajang penting bagi film-film independen dari berbagai negara. Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa film ini memiliki daya tarik universal yang mampu diterima oleh penonton lintas budaya.

Bagi Laura, pengalaman terlibat dalam film yang beredar di festival internasional memberikan perspektif baru mengenai industri perfilman global. Ia melihat bahwa cerita-cerita lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas, selama dikemas dengan pendekatan yang jujur dan kuat secara naratif.

Ia juga berharap pencapaiannya ini dapat menjadi motivasi bagi para sineas muda Indonesia untuk terus berkarya dan berani membawa cerita-cerita lokal ke panggung internasional. Menurutnya, industri film Indonesia memiliki banyak talenta yang mampu bersaing di level global, asalkan didukung dengan kerja keras dan konsistensi.

Di sisi lain, Laura tetap menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terjebak dalam ekspektasi untuk selalu tampil di festival internasional atau meraih penghargaan. Ia memilih untuk tetap fokus pada perjalanan kariernya secara organik, mengikuti proyek-proyek yang sesuai dengan nilai dan minat pribadinya.

Baginya, keberhasilan sejati sebagai seorang aktor adalah ketika mampu memberikan dampak emosional kepada penonton melalui karakter yang diperankan. Ia percaya bahwa ketika sebuah peran dimainkan dengan sepenuh hati, maka apresiasi akan datang dengan sendirinya tanpa perlu dikejar secara berlebihan.

Ke depan, film “Yohanna” dijadwalkan akan tayang di Indonesia mulai 9 April 2026. Kehadirannya di layar lebar nasional diharapkan dapat memberikan pengalaman sinematik yang berbeda bagi penonton, sekaligus memperlihatkan kualitas film Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan pencapaian ini, Laura Basuki kembali membuktikan bahwa dedikasi terhadap proses dan kecintaan terhadap seni peran dapat membawa hasil yang luar biasa. Tanpa menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama, ia justru mampu meraih pengakuan global yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aktris terbaik Indonesia saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LPS Cairkan Rp17,26 Miliar Dana Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Izin Dicabut
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Partai Gerakan Rakyat Sulsel Konsultasi SKT, Kemenkum Tekankan Kelengkapan Administrasi
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Kejagung Kasasi Vonis Bebas Delpedro Marhaen, Yusril akan Hormati Putusan MA
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji, 672 Tersangka Ditangkap
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Dua Lipa dan Callum Turner Segera Menikah, Digelar Tertutup Tanpa Banyak Seleb
• 14 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.