DLH DKI Akan Tata Ulang TPS Dekat SPPG Cakung Timur Usai Sampah Menggunung

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mempertimbangkan penataan ulang tempat pembuangan sementara (TPS) warga di dekat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cakung Timur, Jakarta Timur, setelah tumpukan sampah dilaporkan meluber hingga menutup sebagian badan jalan.

Penataan ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah sekaligus memperbaiki sistem pengelolaan di lokasi tersebut.

Sebab, TPS milik warga RW 003 Cakung itu berada tepat di pinggir jalan. Saat volume sampah cukup tinggi, tumpukan sampah menutupi sebagian badan jalan.

Baca juga: Belum Juga Beroperasi, Izin SPPG Cakung Timur Dicabut gara-gara Sampah

“(Bukan dipindah). Justru kami lebih ke arah mensinergikan dengan (TPS) yang sudah ada,” kata Wakil Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, saat ditemui di Halte Transjakarta CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Menurut Dudi, problematika sampah saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

Ia berkaca pada penanganan sampah di kota lain. Menurut dia, sistem pembuangan sampah di pinggir jalan harus memiliki waktu tertentu agar tidak menumpuk terlalu lama.

"Kalau kita lihat contoh di kota lain, mereka mengumpulkan sampah itu memang masih di pinggir-pinggir jalan juga ada. Cuma mereka lebih tertib dan lebih terpilah. Sehingga apa yang ditaruh di pinggir jalan itu pas waktunya, pas jadwalnya, baru mereka taruh. Ke depan kita upayakan seperti itu,” tutur Dudi.

Sebelumnya diberitakan, tumpukan sampah menggunung di pinggir Jalan Cakung-Cilincing Raya, Jakarta Timur, diperkirakan mencapai dua meter pada Sabtu (4/4/2026).

Sampah tersebut juga meluber ke badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas. Baunya menyengat dengan lalat hijau yang terbang mengitari lokasi.

Menurut Ketua RT 001 RW 003 Cakung Timur, Anton Hermawan, area di depan bangunan SPPG Cakung Timur itu sebelumnya difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah warga.

Baca juga: Gunungan Sampah di Depan SPPG Cakung Timur Diangkut 6 Truk

Namun kemudian, warga lain ikut membuang sampah mereka ke sana sehingga tumpukan sampah kian menggunung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Padahal itu milik RW, patroli RW yang jaga. Tapi karena dibuang sembarangan, orang mengira ini TPS liar,” jelas Anton.

Anton menambahkan, sampah di lokasi tersebut bisa menggunung imbas kendala yang terjadi di TPST Bantargebang. Akibatnya, sampah terus menumpuk karena tidak kunjung diangkut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Moussa Sidibe Gacor! Persija dan Persebaya Jadi Korban, Sinyal Gabung Persib?
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Dari Mana Dana Untuk Menahan Lonjakan Harga BBM dan Tiket Pesawat?
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Pemerintah Pastikan Stok Beras 4,6 Juta Ton Aman Hadapi Geopolitik dan El Nino
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Komentar Kontroversial Madam Pang, Thailand Prioritaskan Lawan di 100 Besar FIFA
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Ketua Banggar DPR Tak Setuju Usulan Pengurangan Subsidi BBM
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.