Seleksi Transparan dan Profesional, Polres Kepulauan Anambas Gelar Pemeriksaan Administrasi Bintara Polri 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: M. Ramadan

TVRINews, Kepulauan Anambas

Polres Kepulauan Anambas melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal dalam rangka Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lobby Polres Kepulauan Anambas sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Kepulauan Anambas, AKP S.M Simanjuntak, serta melibatkan berbagai instansi terkait sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi. 

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) sebagai pengawas eksternal, panitia Pabanrim, dan para calon siswa (casis) Bintara Polri.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan rapat internal panitia, dilanjutkan dengan pengarahan dari Kabag SDM kepada seluruh peserta dan panitia. Selanjutnya dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan oleh tim kesehatan, verifikasi keabsahan ijazah oleh Disdik, serta pemeriksaan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, KTP, dan Kartu Keluarga oleh Disdukcapil.

Tak hanya itu, tim Rikmin terpadu juga melakukan pemeriksaan administrasi secara menyeluruh guna memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan kemudian ditutup dengan sidang penetapan hasil kelulusan administrasi awal yang diumumkan secara terbuka.

Dari total peserta seleksi Bintara PTU berkemampuan SPKT sebanyak 25 orang, yang terdiri dari 20 pria dan lima wanita, hasil sidang menetapkan sebanyak 23 peserta dinyatakan memenuhi syarat, dengan rincian 19 pria dan empat wanita. Sementara itu, dua peserta lainnya, masing-masing satu pria dan satu wanita, dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Kabag SDM Polres Kepulauan Anambas, AKP S.M. Simanjuntak, dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap semangat dan terus mempersiapkan diri dalam menghadapi tahapan seleksi berikutnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas dalam keterangannya turut menegaskan komitmen institusi Polri dalam menghadirkan proses rekrutmen yang bersih dan terpercaya.

“Penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik kecurangan. Kami membuka ruang pengawasan seluas-luasnya, baik dari internal maupun eksternal, agar masyarakat yakin bahwa seleksi ini benar-benar menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri serta tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara-cara yang tidak benar.

“Kami ingatkan kepada seluruh peserta dan masyarakat, jangan percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena hasil tidak akan mengkhianati usaha,” tambahnya.

Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak dan pengawasan yang ketat, diharapkan proses penerimaan Bintara Polri di Polres Kepulauan Anambas dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional demi mewujudkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-siap Harga Tiket Pesawat Bakal Meroket Dampak Kenaikan Avtur 72 Persen
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Purbaya Klaim MBG Berefek Signifikan ke Ekonomi, Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Lewat Program Astra, Warga Nyarai Bertransformasi Jadi Pemandu Ekowisata
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Momen Rieke Diah Interupsi Pigai saat Jelaskan Polemik Mutasi Pegawai KemenHAM
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
BNN Minta Vape Dilarang di Indonesia Setelah Temuan Narkotika dalam Cairan Vape
• 6 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.