BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Provinsi Banten akan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, sehingga masyarakat diimbau mulai melakukan langkah antisipasi dengan menghemat penggunaan air bersih.
Ketua Bidang Meteorologi dan Klimatologi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Banten, Nely Ramah Kurniawati, di Serang, Selasa, mengatakan musim kemarau tahun ini berpotensi lebih kering dan panjang akibat pengaruh fenomena El Nino.
"Masyarakat diminta untuk mulai bersiap menghadapi musim kemarau yang berpotensi lebih kering. Kami mengimbau untuk menghemat penggunaan air bersih serta mewaspadai potensi kekeringan dan kebakaran lahan," kata Nely.
Baca juga : BMKG Intensifkan OMC di Riau dan Natuna, Curah Hujan Naik hingga 36 Persen
Ia menjelaskan secara bertahap wilayah Banten mulai memasuki musim kemarau pada rentang akhir Maret hingga Juni. Namun saat ini wilayah tersebut masih berada dalam masa transisi atau pancaroba yang diperkirakan berlangsung hingga awal Juni 2026.
Meski secara klimatologi mulai memasuki kemarau, Nely menyebutkan hujan deras masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari. Hal ini dipicu oleh pemanasan permukaan yang kuat pada siang hari dengan tingkat kelembapan udara yang masih cukup tinggi, yakni berkisar 60 hingga 95 persen.
"Kondisi panas terik memicu penguapan air secara intensif yang mengangkat massa udara hangat dan lembap ke atmosfer. Proses konveksi ini membentuk awan Cumulonimbus yang memicu hujan lebat disertai kilat dan angin kencang," jelasnya.
Baca juga : Waspada! Godzilla El Nino Intai Jambi, Puncak Kemarau hingga September 2026
Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan ganda. Di satu sisi waspada terhadap bencana hidrometeorologi jangka pendek seperti banjir lintasan di wilayah rawan seperti Kabupaten Pandeglang dan Lebak, kata dia, di sisi lain bersiap menghadapi krisis air pada puncak kemarau mendatang.
Nely juga menyarankan agar masyarakat proaktif memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi informasi meteorologi.
"Untuk memantau kondisi terkini, warga dapat mengecek prakiraan cuaca Provinsi Banten di media sosial @bmkgwilayah2 secara berkala," ucap Nely. (Ant/Z-4)





