Danantara Tetap Aktif Investasi Saham di Tengah Gejolak Global Akibat Konflik AS-Iran

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, memastikan pihaknya tetap aktif berinvestasi di pasar saham Indonesia meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami volatilitas akibat ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Ia menyebut kondisi volatilitas tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga melanda pasar saham regional dan global.

"Saya rasa semua market sekarang lagi ngalamin masalah karena soal masalah perang, jadi bukan hanya Indonesia, semua market. Tentu kan kita bilang, kita lihat, saya selalu komunikasi, kita selalu aktif di market, kita lihat, tentu kita akan melihat juga best return," ungkapnya.

Strategi Investasi dan Kriteria Saham

Pandu menjelaskan bahwa Danantara akan fokus pada saham perusahaan yang memiliki prospek positif, fundamental kuat, serta likuiditas yang baik.

"Jadi saya bilang, perusahaan-perusahaan yang memiliki prospek yang baik, fundamental yang baik, likuiditas yang baik, tentu kita akan lihat," ia mengungkapkan.

Di tengah kondisi global yang bergejolak, Danantara juga telah mencadangkan dana khusus untuk berinvestasi di pasar saham Indonesia.

Kerja Sama dengan Manajer Investasi

Investasi tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah manajer investasi yang berada di bawah kendali Danantara.

"Nanti kita lihat lah, itu urusannya nanti kan kerja kita kerja sama dengan MI (manajer investasi) juga. Jadi kan kita lewat beberapa MI, mereka yang akan melakukan itu. Tapi kita sudah mencadangkan dana untuk berinvestasi di sana (pasar saham)," ungkapnya.

PT Danantara Asset Management tercatat telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada 1 April 2026 dengan beberapa perusahaan manajer investasi, yakni PT BNI Aset Manajemen, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, dan PT PNM Investment Management.

Berdasarkan data perdagangan Selasa, 7 April 2026, IHSG melemah 18,40 poin atau 0,26 persen ke level 6.971,03.

Indeks LQ45 turut turun 6,10 poin atau 0,86 persen ke posisi 701,66.

Aktivitas perdagangan mencatat 1.767.356 transaksi dengan volume 27,16 miliar lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp13,48 triliun.

Pergerakan saham terdiri dari 250 saham menguat, 407 saham melemah, dan 158 saham stagnan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal usai Hajar Malaysia
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Blak-blakan di Hadapan Media Italia, Ucapan Emil Audero Jadi Sorotan Tajam usai Ungkap Performa Buruk Cremonese
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Periksa Istri Ono Surono
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Andi Azwan Sebut Pernyataan Rismon Tuding Jusuf Kalla Biayai Roy Suryo Hasil AI
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Bursa Asia Bergerak Beragam, Tenggat AS-Iran Bayangi Pasar
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.