Operator Kereta Cepat Whoosh Jadi Diambil Alih Kemenkeu? Ini Kata Purbaya

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait wacana operator Kereta Cepat Whoosh yakni PT KCIC diambil alih oleh Kemenkeu.

Operator Kereta Cepat Whoosh Jadi Diambil Alih Kemenkeu? Ini Kata Purbaya. (Foto KCIC)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait wacana operator Kereta Cepat Whoosh yakni PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), diambil alih oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Purbaya menerangkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan Danantara untuk penyelesaian masalah Kereta Cepat Whoosh.

Baca Juga:
Arus Mudik Naik Kereta Cepat Meningkat, Penumpang Whoosh Tembus 185 Ribu Penumpang

“Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Dia menekankan, pihaknya sudah memiliki keputusan terkait penyelesaian Whoosh. Semua akan diumumkan pada waktunya.

Baca Juga:
WIKA Tak Lagi Terlibat dalam Whoosh, BP BUMN Akan Kembalikan Perusahaan ke Fokusnya

“(Pembahasannya) sudah selesai, tinggal formalitas, tapi saya belum bisa umumin karena bukan saya sendiri yang terlibat, itu nanti akan diumumkan mungkin. Tapi sudah clear itu seperti apa nanti pengelolaannya,” ujar dia.

Baca Juga:
Bos Danantara Buka Suara Soal Opsi KCIC Diambil Alih Kemenkeu

Sebelumnya, COO BPI Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria buka suara soal adanya opsi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium yang mengelola Kereta Cepat Whoosh. 

Dony menyebutkan, skema KCIC diambil Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan masalah pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung tersebut.

"Iya, kemungkinan, insyaallah mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kita pikirin satu-satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final kita update nanti takut rame lagi," kata Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Dony menerangkan, maksimal dua bulan semua opsi penyelesaian masalah kereta cepat selesai dibahas dan berbuah keputusan. Termasuk opsi ambil alih KCIC oleh Kementerian Keuangan.

"Masih ada beberapa opsi pokoknya. Semua penyelesaian itu, jadi apakah opsi A, Opsi B, tapi 1-2 bulan ini akan selesai," ujar Dony.

Sementara itu, terkait konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC yang terdiri dari beberapa perusahaan pelat merah macam PT KAI (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), hingga PTPN, Dony enggan menjelaskan akan menjadi seperti apa.

Dia menekankan pemerintah akan membuat semua BUMN bekerja sesuai porsi dan keahliannya masing-masing. Dia mencontohkan WIKA yang masuk dalam konsorsium tersebut akan fokus hanya pada urusan usaha kontraktor, tak lagi mengurus urusan kereta cepat.

"Itu kita beresin sekalian, kan kita maunya sekali selesai tuntas semua kita kembalikan lagi ke porsinya, misalnya WIKA memang bukan bidangnya di situ kita akan fokus ke kontraktor. Nanti satu per satu kita bereskan. Kita maunya semua yang diselesaikan tuntas," kata Dony.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Surabaya Usul Skema Retribusi untuk Masyarakat Buang Sampah Perabotan
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ma Dong-seok Terima Kasih ke Rano Karno Atas Dukungan Selama Syuting Extraction
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Gibran Bicara tentang Guru Honorer dan PPPK, Pejabat Pusat Langsung Gamblang, Begini Penjelasannya
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Antisipasi Konflik AS dan Iran, Kantor di Riyadh Instruksikan WFH
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD 148,2 Miliar di Akhir Maret 2026
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.