Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melonjak 3,39% atau 236,13 poin ke level 7.207 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (8/4). Naiknya indeks siang ini menyusul pengumuman yang disampaikan pengelola indeks global Financial Times Stock Exchange atau FTSE Russell.
FTSE memutuskan tidak mengubah status pasar saham RI. Artinya, posisi Indonesia tetap sebagai pasar pengembangan sekunder atau secondary emerging market.
“Pada tahap ini, status pasar berkembang sekunder Indonesia atau secondary emerging market status tidak berubah,” tulis FTSE dalam pengumumannya, Selasa (7/4).
Penyedia indeks global itu menyebut Indonesia telah meluncurkan berbagai inisiatif, seperti keterbukaan pemegang saham, perluasan klasifikasi investor, penetapan batas minimum free float, hingga penguatan sistem pengawasan pasar. Menurut FTSE Russell, langkah-langkah tersebut untuk menjawab kekhawatiran sebelumnya terkait transparansi data.
Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi perdagangan sepanjang sesi pertama mencapai 26,85 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,43 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 12.646 triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 12,99 triliun. Sebanyak 566 saham ditutup naik, 134 saham turun dan 144 saham lainnya tidak bergerak.
Adapun seluruh sektor yang ada di BEI ditutup di zona hijau. Saham sektor industri dasar naik paling tinggi, 7,18% secara sektoral. Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melompat 10,48% ke level Rp 6.325; PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) naik 9,03% ke level Rp 1.570, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 5,48% ke level Rp 3.660.
Tak hanya itu, sejumlah saham konglomerasi bahkan ditutup naik signifikan pada perdagangan siang ini. Misalnya saham Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) meroket 17,12% atau 250 poin ke level Rp 1.710.
Kemudian, harga saham Grup Bakrie PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 11,18% ke level Rp 845. Adapun saham emiten Happy Hapsoro PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melesat 14,98% ke level 1.198.
Dari sisi banyaknya nilai perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) paling banyak diburu hingga siang ini, yaitu Rp 1,29 triliun. Disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang diperdagangkan sebesar Rp 807,75 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 724,22 miliar.
Sementara itu, indeks bursa saham Asia terpantau turut menghijau. Indeks saham Nikkei melesat 5,35%, Hang Seng naik 2,81% dan Shanghai Composite naik 1,92%.
Daftar top gainers siang ini:- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 17,12% ke level Rp 1.710.
- PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik 14,63% ke level Rp 282.
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik 8,85% ke level Rp 4.060.
- PT Medco Energi Tbk (MEDC) turun 6,75% ke level Rp 1.520.
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) turun 5,28% ke level Rp 1.705.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 5,21% ke level Rp 10.000.




