Doa Meminta Kesembuhan untuk Anak yang Perlu Parents Panjatkan

theasianparent.com
12 jam lalu
Cover Berita

Ketika anak sakit, rasa cemas dan khawatir tentu dirasakan setiap orang tua. Selain ikhtiar medis, memanjatkan doa meminta kesembuhan untuk anak menjadi bentuk ikhtiar spiritual yang tak kalah penting.

Dalam Islam, doa adalah senjata orang beriman, termasuk saat memohon kesembuhan bagi buah hati tercinta.

Berikut beberapa doa dan penjelasannya yang bisa Parents amalkan.

Artikel Terkait: 9 Doa Anak Sholeh Menurut Islam, Panjatkan Tiap Hari, Parents! Apa Doa Meminta Kesembuhan untuk Anak?

Salah satu doa meminta kesembuhan untuk anak yang dianjurkan adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit. Doa ini sederhana, tetapi memiliki makna yang dalam karena langsung memohon kepada Allah sebagai Dzat Yang Maha Menyembuhkan.

Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin:
Allahumma rabbannas, adzhibil ba’sa, isyfi anta asy-syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqaman

Artinya:
“Wahai Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

Doa ini bisa dibacakan sambil mengusap lembut tubuh anak. Selain sebagai bentuk doa, sentuhan orang tua juga memberi rasa nyaman yang membantu proses pemulihan.

Apa Doa yang Harus Dibaca Ketika Anak Sakit?

Selain doa di atas, Parents juga bisa membaca surat-surat pendek seperti Al-Fatihah sebagai bentuk ruqyah syar’iyyah. Dalam banyak riwayat, Al-Fatihah dikenal sebagai “Asy-Syifa” atau penyembuh.

Membaca Al-Fatihah dapat dilakukan berulang, lalu ditiupkan perlahan ke tubuh anak. Ini menjadi kombinasi antara doa, harapan, dan ikhtiar spiritual yang dianjurkan dalam Islam.

Apa Doa Seorang Ibu untuk Anaknya yang Sakit?

Doa seorang ibu memiliki kedudukan istimewa. Salah satu doa yang bisa dipanjatkan adalah memohon perlindungan sekaligus kesembuhan untuk anak.

Arab:
أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Latin:
U’idzuka bikalimatillahit-tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammah

Artinya:
“Aku memohon perlindungan untukmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbahaya, dan dari setiap mata jahat.”

Doa ini tidak hanya memohon kesembuhan fisik, tetapi juga perlindungan dari hal-hal yang tidak terlihat.

Sangat cocok diamalkan oleh ibu saat anak sedang sakit atau rewel tanpa sebab jelas.

Doa Apa yang Paling Mujarab untuk Kesembuhan?

Tidak ada doa yang “paling mujarab” dalam arti eksklusif, karena semua doa bergantung pada keikhlasan dan keyakinan.

Namun, dzikir dan doa berikut sering diamalkan untuk memohon kesembuhan:

Arab:
بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللَّهُ يَشْفِيكَ

Latin:
Bismillahi arqika, min kulli syai’in yu’dzika, min syarri kulli nafsin au ‘ainin hasidin, Allahu yasyfika

Artinya:
“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu.”

Doa ini bisa dibacakan sambil meletakkan tangan di bagian tubuh yang sakit.

Lakukan dengan penuh keyakinan bahwa Allah adalah sumber kesembuhan sejati.

Apa Saja Doa Penyembuhan yang Ampuh untuk Anak?

Selain doa-doa utama, Parents juga bisa menggabungkan beberapa bacaan sebagai ikhtiar penyembuhan, seperti membaca tiga surat perlindungan (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas).

Ketiga surat ini dikenal sebagai Al-Mu’awwidzat dan dianjurkan dibaca pagi, petang, maupun saat sakit. Parents bisa membacanya, lalu meniupkan ke telapak tangan dan mengusapkannya ke tubuh anak.

Selain berdoa, penting juga untuk tetap melakukan pemeriksaan medis, memberikan nutrisi cukup, dan memastikan anak mendapatkan istirahat optimal. Kombinasi ikhtiar lahir dan batin adalah kunci utama dalam proses penyembuhan.

***

Al-Bukhari, M. I. (n.d.). Shahih al-Bukhari.

Muslim, I. H. (n.d.). Shahih Muslim.

An-Nawawi, Y. (1999). Riyadhus Shalihin. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Kementerian Agama RI. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Kemenag RI

 

Temperamental Adalah: Pengertian, Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Menguat Tajam Tinggalkan Level Terendah
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Tampang 2 Jambret Sadis yang Lukai Wanita di Semarang: Ternyata Residivis
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Proses Peradilan Kasus Andrie Yunus Diragukan, Pigai: Tekanan Publik dan Media Dibutuhkan!
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Penjelasan Komdigi soal Pemblokiran Konten Magdalene Terkait Kasus Andrie Yunus
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Merger ID Food-PTPN Dikebut, Target Rampung Semester II/2026
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.