Harga Minyak Dunia Merosot Tajam Menyusul Gencatan Senjata AS-Iran

narasi.tv
9 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak dunia mengalami penurunan yang signifikan sebesar 13-17 persen setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Seperti kita ketahui bersama dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak mentah sempat mengalami fluktuasi yang tajam, dan gencatan senjata menjadi faktor penting dalam mengubah arahnya.

Sebelumnya pada Selasa malam, 07 April 2026 melalui platform Truth Socialnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran selama dua pekan dan mengatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka.

"Berdasarkan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir, di mana mereka meminta saya untuk menahan mengirim angkatan penghancur ke Iran dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, maka saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran selama dua pekan. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah," kata Trump

Mengutip dari Reuters, Rabu, 08 April 2026 harga minyak mentah Brent berjangka Juni turun 12,6 persen dari penutupan sebelumnya menjadi 91,92 dolar AS (sekitar Rp1,56 juta) per barel. Ini menandai pertama kalinya sejak 23 Maret Brent jatuh di bawah 92 dolar AS. Sementara itu, minyak mentah WTI berjangka Mei turun 16,6 persen menjadi 94,10 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta).

Sebelum pengumuman gencatan senjata, harga minyak dunia sempat melambung tinggi. Pada Selasa, 7 April 2026 pukul 06.30 GMT (13.30 WIB), harga minyak Brent naik 1,5 persen menjadi sekitar 111,4 dolar AS (sekitar Rp1,95 juta) per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 2,7 persen menjadi 115,3 dolar AS per barel.

Disisi lain Trump mengatakan bahwa alasan pihaknya menyetujui gencatan senjata dengan Iran adalah karena Amerika telah mencapai dan melampaui semua tujuan militer dalam perang terhadap Iran.

"Kami juga telah mencapai tahap yang sangat jauh terkait kesepakatan yang definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah," ujar presiden AS itu.

Sementara televisi pemerintah Iran mengklaim Trump telah menerima syarat yang diajukan Teheran untuk mengakhiri konflik, bahkan menyebutnya sebagai "kemunduran yang memalukan" bagi AS.

Baca Juga:Iran-AS Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Tapi Tegaskan Perang Belum Benar-Benar Berakhir

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komdigi Investigasi Ketidaksesuaian Klasifikasi Usia Gim di Platform Steam
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kekalahan Psikologis AS dan Aliansi Pertahanan Baru Pasca-Perang Iran
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 93, Hari Ini Rabu 8 April 2026: Kabar Kematian Mengguncang, Rahasia Freya Hampir Terbongkar
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemerintah Belum Putuskan Penarikan Pasukan TNI dari UNIFIL
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Dibuka: Harga Minyak Turun?
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.