Ketum Projo: Setop Hasut Rakyat dan Adu Domba Bangsa

detik.com
3 hari lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ormas pendukung Prabowo-Gibran, Projo menyerukan kekompakan dan persatuan menghadapi gejolak global yang berimbas ke dalam negeri. Projo menegaskan jangan sampai mudah diadu domba.

"Kemerdekaan Indonesia direbut dengan perjuangan, serta pegorbanan. Artinya, kita dikaruniakan sebagai bangsa optimis. Saya meyakini Rakyat kita cerdas, tidak mudah diadu-domba oleh elit-elit jahat!!" kata Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Ketum Projo Sambangi Rumah Jokowi di Solo: Silaturahmi dan Bermaafan

Budi Arie menjelaskan perang di Timur Tengah berimbas secara global hingga ke Indonesia. Meski demikian, Budi Arie, berharap tetap optimistis dengan menghilangkan ketakutan namun tetap waspada.

Projo juga memberikan istruksi kepada seluruh seluruh pengurus nasional hingga desa untuk tetap menjaga semangat. Dua juga menjawab soal adanya prediksi kekacauan di Juni dan Juli mendatang. Menurutnya, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Saya kembali kutip pertanyaan Pak Joko Widodo ya, agar masyarakat jangan takut meski ada pihak-pihak yang sengaja menakut-nakuti. Itu pesan yang perlu terus kita gelorakan di masyarakat." katanya.

Budi Arie mengatakan semua negara mengalami situasi yang sama sulitnya, bahkan bisa lebih sulit. Dia meminta untuk mengurangi debat kusir yang tidak menjadi solusi. Menuturnya, yang terpenting adalah membangun optimisme.

"Belajar saat Pandemi Covid-19 Bangsa Indonesia kompak mengatasinya sehingga kita selamat. Kita perlu terus pupuk optimisme karena punya pengalaman keberhasilan menghadapi situasi-situasi krisis dan krusial," ucapnya.

Baca juga: Gejolak Minyak Dunia, Projo Usul Pemerintah Bentuk Badan Pengendali LPG Subsidi




(idn/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembicaraan AS-Iran Lanjut ke Putaran Kedua di Islamabad
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Minggu pagi emas UBS-Galeri24 stabil, Antam naik tipis di Pegadaian
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi VIII Kritik Wacana War Tiket Haji: Timbulkan Kecemburuan
• 5 jam laludisway.id
thumb
Tulungagung Menambah Daftar Kasus Pemerasan di Sejumlah Daerah
• 54 menit laluidxchannel.com
thumb
Begini Skema Bupati Tulungagung Minta Jatah Rp 5 Miliar hingga Terkumpul Rp 2,7 M
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.