PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi rekrutmen yang beredar di media sosial, terutama TikTok. Imbauan ini muncul setelah ditemukan akun-akun yang mengatasnamakan KAI dan BUMN untuk menyebarkan lowongan kerja palsu.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan seluruh proses rekrutmen resmi KAI hanya dilakukan melalui kanal yang telah ditetapkan perusahaan. Ia memastikan informasi lowongan yang beredar dari akun media sosial tidak resmi bukan berasal dari KAI.
“KAI tidak pernah membuka rekrutmen melalui akun tidak resmi di media sosial, termasuk TikTok. Informasi yang beredar dari akun-akun tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari KAI,” kata Franoto di Jakarta, Rabu (8/4).
Baca juga : Rayakan HUT ke-80, KAI Tebar Tiket Rp80 Ribu!
Menurut dia, seluruh tahapan seleksi pegawai KAI hanya diumumkan lewat situs e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi perusahaan. Di luar kanal tersebut, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang beredar.
KAI mencatat, modus yang dipakai pelaku cukup beragam. Mulai dari menyebarkan unggahan lowongan melalui akun palsu, mengarahkan calon pelamar ke nomor kontak tertentu, meminta uang dengan dalih biaya administrasi atau seleksi, hingga menjanjikan kelulusan tanpa proses yang jelas.
Franoto menekankan, KAI tidak pernah memungut biaya apa pun dalam proses rekrutmen. Perusahaan juga tidak bekerja sama dengan agen perjalanan maupun pihak ketiga, tidak mewajibkan penggunaan hotel atau transportasi tertentu, serta tidak pernah menjanjikan kelulusan instan kepada pelamar.
Baca juga : KAI Buka Peluang Berkarier di Rekrutmen Bersama BUMN 2025
Ia meminta masyarakat lebih kritis sebelum menindaklanjuti informasi lowongan yang mengatasnamakan KAI. Verifikasi menjadi langkah penting agar tidak terjebak dalam praktik penipuan yang menyasar pencari kerja.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang mengatasnamakan KAI. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan terkait rekrutmen KAI, perusahaan meminta agar segera melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau kanal resmi KAI lainnya. (Ant/Z-10)





