Fadli Zon: Budaya jadi jembatan dialog di tengah dinamika global

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya penguatan nilai budaya sebagai jembatan dialog dan kerja sama antarbangsa di tengah dinamika global.

Hal itu disampaikan Fadli dalam diskusi bersama awak media di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu. Ia menyoroti perkembangan geopolitik yang memengaruhi tatanan kehidupan global.

Menurut dia, penguatan nilai budaya perlu dikedepankan dalam membangun dialog dan kerja sama antarnegara.

Baca juga: Menbud: Konflik di Timur Tengah mengancam keberadaan warisan budaya

Fadli juga menyoroti tantangan di bidang ekonomi, pangan, dan energi. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Indonesia dinilai perlu memperkuat fondasi kebangsaan melalui nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan.

“Dalam situasi global yang penuh dinamika, nilai-nilai budaya seperti gotong-royong dan solidaritas menjadi kekuatan utama bangsa dalam menjaga stabilitas dan menghadapi berbagai tantangan,” kata Fadli.

Ia menilai kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan ekonomi kerakyatan diarahkan untuk menjaga stabilitas nasional dan melindungi kepentingan masyarakat.

Baca juga: Pemerintah perkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi lewat budaya

Pendekatan tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga berlandaskan nilai budaya dan amanat konstitusi.

Fadli mengatakan kebudayaan memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global melalui diplomasi berbasis identitas bangsa.

Ia menambahkan Indonesia tetap berkomitmen menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan mendorong perdamaian dunia.

Baca juga: Menbud sebut kolaborasi pemajuan budaya modal bangsa di masa depan

“Kebudayaan merupakan bagian penting dari diplomasi Indonesia. Melalui pendekatan budaya, kita dapat memperkuat kerja sama internasional sekaligus menyampaikan nilai-nilai perdamaian,” ujarnya.

Fadli menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media dalam menjaga ketahanan nasional serta memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika global.

Dalam pertemuan itu turut hadir Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik M. Asrian Mirza serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Yayuk Sri Budi Rahayu.

Baca juga: Menbud harap musik RI jadi "soft power" negara di kancah global

Baca juga: Indonesia jajaki peluang kerja sama budaya dengan Selandia Baru


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut 70% Perdagangan Dunia Lewat Laut RI
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Madura United di Titik Nadir: 11 Laga Tanpa Kemenangan dan Kendala Datangkan Pelatih Baru
• 3 jam lalubola.com
thumb
Kalimat Menkeu Purbaya Bisa Membuat PNS dan PPPK Deg-degan
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Serahkan Barbuk Curanmor, Kapolda Sumsel Tekankan Pemulihan Hak Masyarakat
• 5 jam laludetik.com
thumb
Vaksin Campak Diberikan untuk Seluruh Dokter ”Internship” dan Tenaga Kesehatan di Wilayah Berisiko
• 7 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.