Terkini, Jeneponto – Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko secara resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim 1425 Jeneponto, pada Rabu, 8 April 2026. Peresmian ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap program unggulan Pemerintah dalam bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XIV Hasanuddin, Renny Bangun Nawoko, Bupati Jeneponto Paris Yasir, Dandim Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto Hj Salmawati, serta Kepala Dinas Kesehatan Hj Susyanty A Mansyur. Hadir pula Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuku, Kajari Jeneponto, jajaran pimpinan OPD, dan pengurus TP PKK setempat.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa kehadiran SPPG Kodim merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengamati bahwa fasilitas ini sangat dinantikan keberadaannya oleh masyarakat, mulai dari wilayah perkotaan, pegunungan, hingga pesisir.
“Saya sudah melihat di banyak tempat bahwa hampir semua SPPG ini kehadirannya dirindukan baik oleh relawan maupun penerima manfaat. Saya melihat begitu senangnya anak-anak kita yang menerima makanan bergizi,” Tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Mayjen TNI Bangun Nawoko juga menyoroti dampak positif program ini terhadap ekonomi masyarakat. Menurutnya, SPPG tidak hanya berfungsi menyediakan makanan, tetapi juga membuka lapangan kerja yang layak bagi para relawan.
“Program MBG sangat membuka lapangan kerja. Para relawan yang direkrut tak pernah membayangkan akan mendapatkan pekerjaan dengan kondisi yang manusiawi, tempat bersih, dan ada imbalan yang berarti untuk kesejahteraannya,” Jelas Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Lebih jauh, Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan arahan khusus kepada para Kepala SPPG. Ia menilai bahwa setelah berjalan 3 hingga 4 bulan, operasional SPPG sudah berjalan seperti autopilot, sehingga tugas kepala seharusnya tidak hanya mengurus administrasi.
“Kami mengharapkan Kepala SPPG ini berlaku sebagai penggerak pembangunan. Jangan hanya mengandalkan supplier, tetapi harus keluar kantor, merekrut petani, peternak, dan nelayan. Yakinkan mereka bahwa SPPG siap membeli hasil panennya, sehingga mampu menggerakkan ekosistem perekonomian daerah,” pungkasnya.
Acara peresmian ditandai dengan penggunringan pita dan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan dengan pemantauan fasilitas SPPG Kodim 1425 Jeneponto yang telah diresmikan.




