Bisnis.com, PALEMBANG — Tren harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatra Selatan pada awal 2026 menunjukkan pergerakan yang positif. Hingga periode I April, harga terus mengalami kenaikan.
Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Sumatra Selatan, harga TBS untuk hasil produksi sawit dengan usia tanam 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.929 per kilogram (kg), atau hampir menembus Rp4.000 per kg.
Kenaikan harga pada awal April ini dipengaruhi oleh naiknya harga crude palm oil (CPO). Jika sebelumnya CPO berada di kisaran Rp13.000–Rp14.000 per kg, kini telah mencapai Rp15.471 per kg.
Baca Juga
- Bank OCBC Tanjungpinang Tutup, OJK Kepri: Layanan Nasabah Dipastikan Tetap Berjalan
- Pendapatan Pajak Daerah Sumsel Capai Rp751,95 Miliar per 6 April 2026, Ini Data Lengkapnya
- Risiko Tekanan Harga Sawit Indonesia Jika Ikut Langkah Thailand Rem Ekspor CPO
Sementara itu, harga inti sawit juga tercatat relatif tinggi, yakni Rp14.998 per kg, dari sebelumnya sekitar Rp13.000 per kg, dengan indeks K sebesar 92,36.
Secara rinci, harga TBS sawit Sumsel pada periode I April 2026 adalah sebagai berikut:
-
Umur 3 tahun: Rp3.292 per kg
-
Umur 4 tahun: Rp3.395 per kg
-
Umur 5 tahun: Rp3.539 per kg
-
Umur 6 tahun: Rp3.573 per kg
-
Umur 7 tahun: Rp3.568 per kg
-
Umur 8 tahun: Rp3.705 per kg
-
Umur 9 tahun: Rp3.784 per kg
-
Umur 10–20 tahun: Rp3.929 per kg
-
Umur 21 tahun: Rp3.920 per kg
-
Umur 22 tahun: Rp3.933 per kg
-
Umur 23 tahun: Rp3.906 per kg
-
Umur 24 tahun: Rp3.798 per kg
-
Umur 25 tahun: Rp3.815 per kg





