Harga Avtur Meroket, Selisih Kenaikan Biaya Haji Ditanggung Negara

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah bakal menanggung selisih biaya haji jemaah haji imbas meroketnya harga avtur.

Pemerintah bakal menanggung selisih biaya haji jemaah haji imbas meroketnya harga avtur. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah bakal menanggung selisih biaya haji jemaah haji imbas meroketnya harga avtur. Alokasi tambahan anggaran disiapkan Rp1,77 triliun untuk menutupi kenaikan biaya operasional pesawat jemaah haji 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah memastikan beban tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah. Adapun sumber dana tersebut berasal dari pos cadangan APBN yang berhasil dikumpulkan melalui optimalisasi dan penghematan belanja negara.

Baca Juga:
Imbas Konflik Timur Tengah, Menhaj Batal Ekspor Beras untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

“Kita kan sudah efisiensi. Itu efisiensi dihitung setahun, sampai akhir tahun kan. Nanti itu akan disalurkan ke yang tadi, ke pengeluaran baru,” kata Purbaya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Rabu (8/4/2026).

Kenaikan harga avtur pada periode April 2026 tercatat sangat signifikan. Berdasarkan data Pertamina, harga avtur domestik naik rata-rata 70 persen, sedangkan rute internasional melambung hingga 80 persen. Di Bandara Soekarno-Hatta, harga avntur naik dari Rp13.656,51 per liter pada Maret menjadi Rp23.551,08 per liter pada April.

Baca Juga:
Menhaj Beberkan Potensi Kenaikan Biaya Penerbangan Haji 2026, Segini Besarannya

Kondisi ini sempat memaksa maskapai Garuda Indonesia menaikkan biaya penerbangan sebesar Rp7,9 juta per jemaah, sementara maskapai Saudia menaikkan tarif sebesar USD480 per jemaah.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus agar kenaikan komponen biaya penerbangan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh negara demi melindungi jemaah.

“Negara ambil alih beban tersebut melalui dana efisiensi dari APBN, maka jemaah tidak perlu membayar beban kenaikan tersebut. Diputuskan oleh Presiden Prabowo dibayarkan langsung oleh APBN, dengan nilai total Rp1,77 triliun," kata Dahnil.

Dengan adanya intervensi fiskal ini, jemaah haji tetap membayar biaya sesuai dengan ketetapan awal yang telah disepakati sebelumnya, tanpa ada pungutan tambahan akibat fluktuasi harga energi global.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Jagoan Tendangan Jarak Jauh Persija Bersyukur dengan Dukungan tanpa Henti Jakmania
• 1 jam lalubola.com
thumb
Iran-AS Sepakat Gencatan Senjata, Pakar Usul Kesepakaten Permanen
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fuel Surcharge Naik, Garuda Indonesia Bakal Sesuaikan Harga Tiket
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Zakat Masuk Arus Utama Ekonomi, Kolaborasi Lintas Sektor Kian Diperkuat
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Harus Juara Musim Depan dan Putus Dominasi Persib: Opsi David da Silva dan Mariano Peralta Jadi Buruan Realistis Persebaya Surabaya
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.