GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan paket sembako dan bahan bakar minyak (BBM) gratis kepada sekitar 200 pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sidoarjo, Rabu (8/4/) sore. Kegiatan ini berlangsung di SPBU Sedati Agung Sidoarjo.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie. Sementara BBM yang diberikan adalah jenis Pertamax sebanyak tiga liter.
Pada kesempatan tersebut Khofifah menegaskan, stok BBM dan elpiji di Jawa Timur dalam kondisi aman. Maka dia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan menggunakan energi secara bijak.
Baca juga : Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon Madiun, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman
"Stok BBM dan elpiji kita cukup. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk menggunakan secara bijak, tidak perlu panik," kata Khofifah didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, Rabu (8/4).
Menurut Khofifah, pemerintah juga telah mengatur batas pembelian guna menjaga stabilitas pasokan. Untuk kendaraan pribadi, pembelian BBM dibatasi maksimal 50 liter per hari. Sementara untuk elpiji tiga kilogram, pelaku UMKM dibatasi hingga 15 tabung per bulan.
Mantan Menteri Sosial ini menambahkan, kegiatan pembagian bantuan juga menjadi upaya mempererat kebersamaan dengan para pengemudi ojol. Mereka selama ini menjadi bagian penting dalam layanan transportasi masyarakat.
Baca juga : Gubernur Khofifah Dukung Kebijakan Kemenkomdigi Lindungi Anak di Ruang Digital, Siap Kawal Implementasi Hingga Tingkat Bawah
"Kita ingin berbagi sekaligus memastikan teman-teman ojol bisa terbantu operasionalnya, dan juga ada tambahan sembako untuk keluarga," kata Khofifah.
Khoiriyah,51, salah satu ojol asal Gedangan mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut BBM gratis tersebut sangat membantu untuk menunjang aktivitasnya sebagai ojol.
"Alhamdulillah sangat membantu, apalagi buat operasional harian. Ditambah sembako juga untuk keluarga," kata Khofifah.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Jatim berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan BBM dan LPG, serta tidak khawatir terhadap ketersediaan stok di lapangan. (HS)





