JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menilai gaya Presiden tidak boleh ditafsirkan secara personal.
“Jangan dengan Pak Prabowo itu, meskipun dia ada di panggung publik begitu ya, tapi jangan diambil personal," katanya.
Ia menegaskan karakter Presiden yang dinilai sudah melewati konflik pribadi.
Namun pandangan berbeda disampaikan pakar hukum tata negara Feri Amsari.
Ia menilai seharusnya Presiden lebih memahami publik, bukan sebaliknya.
“Aneh jadinya kalau kita diminta mengerti Presiden, bukan Presiden yang mengerti kita,” kata Feri.
Sementara itu, pengamat politik Ikrar Nusa Bakti menyoroti narasi yang kerap mengaitkan kritik dengan kelompok yang kalah.
Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari menekankan pentingnya menjaga koridor konstitusi.
Bagaimana menurut Anda?
#kritik #prabowo #saifulmujani
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- fahri hamzah
- feri amsari
- qodari
- prabowo
- ikrar nusa bakti





