Jakarrta, VIVA – Keputusan Pinkan Mambo untuk tidak lagi aktif di dunia tarik suara ternyata bukan tanpa alasan. Mantan penyanyi yang dulu dikenal lewat berbagai lagu populer itu kini lebih memilih menjalani usaha dagang demi memastikan kebutuhan sehari-hari keluarganya terpenuhi.
Pilihan tersebut diambil bukan karena kehilangan minat pada dunia musik, melainkan karena pengalaman hidup yang membuatnya terbiasa menghadapi kesulitan ekonomi. Ia mengaku bahwa kebiasaan hidup dalam kondisi sulit selama bertahun-tahun membentuk pola pikirnya untuk selalu mengejar penghasilan yang bisa langsung digunakan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Dalam sebuah perbincangan, Pinkan mengaku kesulitan menjelaskan secara singkat mengapa dirinya lebih fokus berdagang dibanding kembali bernyanyi. Baginya, pengalaman hidup di masa lalu sangat memengaruhi cara pandangnya terhadap pekerjaan dan penghasilan.
“Aku bingung juga jawabnya, aku udah kebiasaan susah dari 12 tahun lalu jadi ketika waktu aku susah itu hanya terfokus cari uang buat hari ini kaya susu anak gitu,” ungkap Pinkan yang dikutip dari YouTube pada C8 Podcast pada Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun menghadapi kondisi ekonomi yang tidak stabil, dirinya terbiasa memikirkan kebutuhan harian, terutama untuk anak-anak. Hal ini membuatnya lebih memilih pekerjaan yang memberikan hasil cepat dibanding menunggu peluang di dunia hiburan.
Beberapa tahun lalu, Pinkan sempat merasakan kondisi ekonomi yang lebih baik setelah mengembangkan usaha sendiri. Ia menjalankan bisnis penjualan barang preloved serta usaha katering yang perlahan memberikan hasil cukup menjanjikan.
“Nah tapi 6 tahun lalu itu aku udah bisa dibilang sukses sedikit dengan jualan preloved aku terus catering aku tapi aku malah tetep fokus pada uang hari ini karena kebiasaan 6 tahun yang sebelumnya ngurusin hari ini tuh kurang uang susu anak,” jelasnya.
Menurut Pinkan, kebiasaan untuk selalu mengejar penghasilan harian muncul karena tekanan kebutuhan di masa lalu. Saat itu, ia harus memastikan kebutuhan dasar keluarga terpenuhi setiap hari, sehingga kebiasaan tersebut terbawa hingga sekarang.
“Jadi, karena keseringan begitu sampe-sampe aku tuh kaya kebiasaan ngejar uang hari ini… yang hari ini bisa dilakukan yang bisa cair gitu,” tandasnya.





