Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Cabut IUP Bermasalah di Kawasan Hutan

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di kawasan hutan lindung, hutan konservasi, taman nasional, serta kawasan hutan lainnya.

Prabowo menyampaikan instruksi tersebut dalam taklimatnya pada Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). “Saya juga telah memerintahkan menteri ESDM. Saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas atau IUP-IUP enggak jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan,” kata Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Isu Reshuffle Menteri Prabowo Menemukan Momentum di Tengah Krisis Energi

Dia menegaskan bahwa izin-izin yang tidak memiliki kejelasan atau melanggar prinsip tata kelola, harus dicabut tanpa kompromi. “Kalau enggak jelas, cabut semua itu IUP. Kita sudah enggak ada waktu untuk terlalu kasihan. Enggak ada kasihan sekarang,” ungkapnya.

Prabowo juga menetapkan tenggat waktu yang ketat dalam proses evaluasi tersebut. Oleh karena itu, Presiden Prabowo memerintahkan Bahlil agar laporan hasil evaluasi disampaikan kembali dalam waktu satu minggu.

BACA JUGA: Hashim: Ada yang Mau Kudeta Prabowo

“Satu minggu. Kita cabut semua IUP. Prinsip-prinsip yang enggak beres kita cabut, harus di tangan negara dan kita bisa nanti memperkuat institusi-institusi kita, lembaga-lembaga kita,” katanya pada rapat itu.

Eks menteri pertahanan itu menekankan langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menegakkan kepentingan nasional dan melindungi sumber daya alam dari praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab. “Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,” tegas Prabowo Subianto. (mcr4/jpnn)

BACA JUGA: Menyoroti IUP Tak Jelas, Prabowo Puji Menhut yang Tak Keluarkan Izin Tebang Kayu


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] DPR dan Dosen HI soal Desakan Tarik Pasukan Perdamaian Usai 3 TNI Gugur di Lebanon
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
KontraS Dkk Minta MK Percepat Putusan Gugatan UU TNI
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Paus Leo Tegaskan Ancaman Trump untuk Iran tak dapat Dibenarkan
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kronologi Sopir Taksi Online Lecehkan Penumpang di Gambir, Pelaku Ternyata Telah Konsumsi Narkoba Sejak 2025
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Kemenkum Aktifkan Notifikasi Perpanjangan Merek Berbasis Email
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.