Israel Gempur Lebanon Besar-besaran Saat AS-Iran Gencatan Senjata, 112 Tewas

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Israel menggempur Lebanon secara besar-besaran pada Rabu (8/4). Serangan ini bahkan disebut yang terbesar sejak eskalasi di Lebanon terjadi.

Mereka menggempur posisi-posisi Hizbullah, yang turut patuh terhadap gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran selama 2 pekan.

"Hizbullah sudah mendapat informasi, bahwa kami adalah bagian dari gencatan senjata itu, kami mematuhinya. Tapi, Israel melanggarnya dan justru melaksanakan pembantaian di seluruh Lebanon," kata salah satu anggota parlemen Lebanon dari Hizbullah, Ibrahim al-Moussawi, kepada Reuters, Rabu (8/4).

Menurut catatan Kementerian Kesehatan Lebanon, 112 orang tewas dan 837 luka akibat serangan ini. Serangan ini juga menyasar 100 pos komando Hizbullah yang tersebar dari Beirut, Lembah Bekaa, dan Lebanon Selatan.

di Beirut kekacauan terjadi. Reuters melihat para pemotor memboncengkan mereka yang terluka dan melarikannya ke Rumah Sakit terdekat. Sebab tak ada cukup ambulans di kota itu saat serangan.

Seorang pemimpin asosiasi dokter Lebanon, Elias Chlela mengirim pesan berantai agar semua dokter dari semua kecabangan pergi ke Rumah Sakit terdekat untuk memberi pertolongan. Kebutuhan akan donor darah juga melonjak tajam di Beirut.

Sejauh ini, sejak eskalasi di Lebanon berlangsung ada 1.500 warga Lebanon tewas akibat serangan udara dan darat Israel, termasuk 130 anak-anak dan 100 perempuan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BNN Usulkan Larangan Vape, MUI: Kita Dukung!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Jessica Lange Kembali ke American Horror Story Setelah 8 Tahun
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Datangi Bareskrim, TAUD Desak Kasus Andrie Yunus Diusut Sebagai Percobaan Pembunuhan Berencana
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Instruksikan Garuda-Saudia Airlines Bentuk Joint Venture Tekan Biaya Haji
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pakar Sarankan Pengadilan Koneksitas dalam Kasus Andrie Yunus
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.