Akademisi Menilai Indonesia Perlu Pastikan Kembali Status Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Dosen Hubungan Internasional dari Universitas Muhammadiyah Malang, Dion Prasetya (kiri atas) dalam dialog Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Rabu (8/4/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV –  Dosen Hubungan Internasional dari Universitas Muhammadiyah Malang, Dion Prasetya berpendapat, Indonesia perlu memastikan kembali status pasukan penjaga perdamaian di Lebanon Selatan.

Dalam dialog Sapa Indonesia Malam, KompasTV, Rabu (8/4/2026), Dion menyebut, perwakilan Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu menegaskan kembali mandat yang diberikan pada pasukan penjaga perdamaian.

“Selain mendesak investigasi yang menyeluruh, saya rasa perwakilan kita di PBB harus juga menekankan kembali mengenai mandat ini,” tuturnya.

Ia menegaskan perlunya penegasan mandat saat  kondisi di lapangan sudah berubah dan berbalik menjadi konflik terbuka kembali.

Baca Juga: Peneliti & Dosen Geostrategi-Geopolitik soal Peluang Damai Pasca AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

“Nah problemnya menjadi cukup rumit sekarang, karena sebenarnya mandat ini berakhir tahun lalu. Tapi diperpanjang melalui Sidang Dewan Keamanan. Akhirnya menjadi sampai akhir tahun 2026,” lanjutnya.

Biasanya, kata Dion, perubahan mandat bisa dilakukan 6 bulan pasca-mandat tersebut disetujui, atau jika negara yang bersangkutan mengajukan keberatan atas keberadaan pasukan penjaga perdamaian.

“Misalnya negara yang bersangkutan ya, Lebanon mengajukan keberatan dengan kehadiran pasukan perdamaian, itu juga bisa dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif begitu,” lanjut Dion.

“Tapi maksud saya adalah selain mendesak investigasi menyeluruh, saya rasa perwakilan kita juga perlu mendekatkan kembali bagaimana status pasukan perdamaian itu di Lebanon Selatan.”

Menurutnya, akan sangat berbahaya bagi para personel TNI yang bertugas di sana jika masih terus terjadi pertempuran di daerah itu.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • dion prasetya
  • prajurit tni gugur
  • pasukan penjaga perdamaian
  • tni gugur di lebanon
  • unifil
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi IX soal Usul Vape Dilarang: Bisa Kurangi Gaya Hidup Tak Sehat Anak Muda
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Menhub minta warga laporkan lewat medsos jika ada pungli transportasi
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Gencatan Senjata Dipertanyakan
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Efisiensi, Komisi IX DPR Minta BGN Batalkan Pengadaan Motor Listrik
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.