Liga Arab Desak AS Paksa Israel Hentikan Serangan ke Libanon

mediaindonesia.com
22 jam lalu
Cover Berita

LIGA Arab secara resmi menuntut Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pengaruhnya guna memaksa Israel menghentikan agresi militer terhadap Libanon. Tuntutan ini muncul di tengah upaya diplomatik global untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Seruan tegas tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, pada Rabu (8/4). Pernyataan ini dirilis menyusul pengumuman gencatan senjata selama dua pekan yang telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran sehari sebelumnya.

Logika Gencatan Senjata Regional

Menurut Aboul Gheit, sangat wajar dan logis apabila perjanjian gencatan senjata yang melibatkan kekuatan besar seperti AS dan Iran juga mencakup penghentian serangan Israel ke wilayah Libanon. Ia menilai stabilitas kawasan tidak akan tercapai jika salah satu pihak masih melanjutkan operasi militer besar-besaran.

Baca juga : Israel Gempur Ratusan Lokasi Dahiyeh Libanon, 10 Menit 254 Tewas

"Atas dasar ini, Liga Arab menyerukan kepada Amerika Serikat untuk memastikan bahwa hal ini diberlakukan pada pihak Israel, yang terus melanjutkan serangan agresifnya terhadap Libanon tanpa memperhatikan perjanjian yang telah dicapai," tegas Gheit dalam keterangannya.

Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim telah melancarkan serangan udara dan darat terbesar terhadap kelompok pejuang Hizbullah di Libanon sejak eskalasi terbaru dimulai pada awal Maret 2026.

Upaya Diplomatik Libanon

Perdana Menteri Libanon, Nawaf Salam, menyatakan bahwa pemerintahannya kini tengah meningkatkan upaya diplomatik secara intensif. Libanon berharap dapat segera mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Israel, memanfaatkan momentum pengumuman gencatan senjata sementara antara AS dan Iran.

Baca juga : Liga Arab Gelar Rapat Darurat Bahas Israel Serang Libanon

Pada Selasa malam (7/4), Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dua pekan dengan Iran. Langkah ini dipandang sebagai upaya deeskalasi untuk mencegah konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Pembukaan kembali Selat Hormuz

Sebagai respons positif atas pengumuman gencatan senjata tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan pada Rabu bahwa Teheran akan segera membuka kembali Selat Hormuz. Jalur perairan strategis ini sangat krusial bagi ekonomi dunia karena:

  • Menangani sekitar 20 persen pasokan minyak global.
  • Menjadi jalur utama produk petroleum dan gas alam cair (LNG).
  • Berpengaruh langsung terhadap stabilitas harga energi.

Meskipun Iran menunjukkan itikad baik dengan membuka jalur pelayaran internasional, situasi di Libanon tetap menjadi batu sandungan utama. Liga Arab memperingatkan bahwa tanpa tekanan nyata dari Washington terhadap Tel Aviv, gencatan senjata yang baru seumur jagung ini terancam runtuh dan memicu kembali krisis energi global. (Sputnik/RIA Novosti/I-2)

Konteks Strategis: Desakan Liga Arab ini menempatkan pemerintahan Trump dalam posisi krusial untuk membuktikan efektivitas diplomasinya dalam mengendalikan sekutu terdekatnya di kawasan, guna memastikan stabilitas keamanan maritim dan ekonomi internasional tetap terjaga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKL di Trotoar Jalan Raya Bogor Ditertibkan, Dinilai Picu Kemacetan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Prabowo Umumkan Penutupan PLTD, Impor BBM Diproyeksi Turun 20%
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Emas Antam Turun Rp50.000, Harga 1 Gram Dibandrol Rp2,85 Juta
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Pelaku Pencurian Kabel Jalur Whoosh Divonis 1 Tahun Penjara
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Ancaman Bom Membatalkan Pertunjukan Shen Yun, Anggota Parlemen Kanada Memperingatkan Agar Tidak Menciptakan Preseden
• 18 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.