Dari Mana Anggaran Motor Listrik MBG? Menkeu Purbaya Ungkap Asal Usulnya

republika.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Viralnya puluhan ribu sepeda motor listrik yang disebut untuk operasional kepala SPPG untuk mengecek dapur-dapur MBG menimbulkan pertanyaan dari mana anggarannya. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pun mengungkapkan anggaran sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak ada dalam pengadaan tahun ini, namun di 2025.

"Yang jelas tahun ini tidak ada, barusan saya cek lagi," kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ketika ditemui jelang taklimat menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/5/2026).

Baca Juga
  • Spesifikasi Motor Listrik MBG untuk Kepala SPPG Seharga Rp 56,8 Juta
  • Berandalan Bermotor Berulah di Cimahi, Keroyok hingga Rampas Ponsel Warga
  • Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
"Itu anggaran tahun lalu, tahun ini tidak ada," tegas Purbaya.

Terkait bagaimana status sepeda motor yang sudah tersedia dan apakah akan dilakukan pembagian sesuai rencana, dia mengatakan perlu bertanya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. "Tanya ke Pak Ketua BGN bagaimana statusnya," tambahnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Sebelumnya, beredar video di sejumlah media sosial yang menampilkan beberapa sepeda motor berlogo BGN, sehingga memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Dalam tanggapan resmi pada Selasa (7/4/2026), Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan sepeda motor yang dianggarkan dari tahun 2025 untuk Kepala SPPG belum dibagikan secara resmi.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan," ujar Dadan.

Sebelum didistribusikan, kendaraan yang telah tersedia itu masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN) sebelum dapat digunakan. Proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025.

Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit, Dadan menegaskan kabar tersebut tidak benar atau hoaks. "Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025," ucap Dadan.

Konten yang beredar di media sosial menunjukkan motor listrik berlogo BGN tengah dibungkus plastik. Hal tersebut belum dipastikan kebenarannya, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak langsung membagikan informasi yang belum dikonfirmasi dengan jelas.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nah loh! Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Laporkan Saiful Mujani di Polda Metro Jaya 
• 11 jam lalurealita.co
thumb
IHSG & Mayoritas Pasar Asia Tertekan, Investor Tunggu Data Inflasi AS
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Perjanjian Dagang Indonesia & Amerika Serikat: DPR & Kepentingan Nasional
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Baru Sehari Gencatan Senjata, Israel Kembali Menyerang Lebanon
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah melemah seiring Israel langgar gencatan senjata
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.