Barca Kena Mental! Hansi Flick Sindir Petugas VAR Jerman Usai Cubarsi Kartu Merah: Rasanya Tidak Adil

medcom.id
21 jam lalu
Cover Berita
Barcelona: Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak dapat menyembunyikan kemarahannya setelah Barcelona kalah telak 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions pada Kamis, 9 April 2026 dini hari waktu Indonesia Barat (WIB). 
 
Kekalahan Barcelona atas Atletico Madrid di Camp Nou diwarnai oleh keputusan wasit yang dianggap sangat kontroversial. Pelatih asal Jerman tersebut menilai bahwa timnya seharusnya mendapatkan penalti dan pemain lawan, Marc Pubill, pantas diusir keluar lapangan oleh wasit.
 
Pertandingan awalnya berjalan seimbang hingga akhirnya bencana datang bagi Blaugrana. Bek muda, Pau Cubarsí, harus mendapatkan kartu merah langsung setelah intervensi dari Video Assistant Referee (VAR).

Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning kepada Cubarsi atas pelanggaran terhadap Giuliano Simeone. Namun, keputusan itu berubah setelah wasit melihat ulang tayangan melalui VAR di pinggir lapangan yang menyatakan itu adalah pelanggaran orang terakhir dan menghasilkan kartu merah bagi Cubarsi.
 
Kehilangan satu pemain kunci di lini pertahanan membuat sektor belakang Barcelona goyah. Kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Atletico Madrid melalui gol-gol yang dicetak oleh Julián Álvarez dan Alexander Sørloth sebelum jeda babak pertama.
 

Baca Juga :

Hasil Liga Champions: 10 Pemain Barcelona Takluk dari Atletico Madrid
Namun, fokus kemarahan Flick tertuju pada insiden di babak kedua. Marc Pubill, yang sudah mengantongi kartu kuning, terlihat menghentikan bola dengan tangannya di dalam kotak penalti.
 
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam situasi ketika kiper memulai pertandingan, bek menghentikan bola dengan tangannya dan kemudian bermain lagi," ujar Flick dalam konferensi pers pasca-pertandingan dengan nada geram.
 
Eks pelatih Bayern Munich tersebut menilai kejadian itu adalah pelanggaran fatal yang diabaikan oleh wasit. Ia merasa timnya telah dirampok dari kesempatan mengejar ketertinggalan melalui titik putih.
 
"Bagi saya, itu jelas kartu merah, atau lebih tepatnya kartu kuning kedua dan penalti. VAR seharusnya bisa menjelaskan mengapa permainan itu tidak ditinjau," lanjut mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.
 
Flick bahkan terang-terangan menyebut keputusan tersebut tidak masuk akal. Ia merasa ada ketidakadilan yang nyata yang menimpa anak asuhnya dalam laga tersebut.
 
"Aku tak percaya ini bukan kartu merah. Rasanya tidak enak. Rasanya tidak adil. Tapi kita harus menerimanya. Kita akan tetap berjuang Selasa depan," tegas Flick kepada awak media.
 
Menariknya, Flick juga memberikan sindiran tajam kepada petugas ruang kontrol video. "VAR sangat fokus pada Atletico hari ini. Dia orang Jerman, jadi terima kasih Jerman," cetusnya.
 
Kini, Barcelona kembali fokus untuk mengejar defisit dua gol pada pertandingan leg kedua nanti. Pertandingan leg kedua dijadwalkan berlangsung di markas Atletico Madrid pada Selasa, 14 April 2026 mendatang untuk menentukan siapa yang layak melaju ke babak selanjutnya.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Pastikan Biaya Haji Tak Naik, Siap Gelontorkan Rp1,77 T Tanggung Kenaikan Harga Avtur
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Seorang Jemaah Calon Haji Asal Cianjur Meninggal Dunia
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemkab Majalengka Pastikan 730 Calon Haji Berangkat pada Musim Haji 2026 melalui BIJB Kertajati
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Trump Tetap Kerahkan Militer AS ke Sekitar Iran, bakal Dilakukan hingga Teheran Patuh
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Militer AS Kembali Serang Pulau Kharg, Wapres AS JD Vance: Tidak Menandakan Perubahan Strategi
• 15 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.