EtIndonesia. Banyak orang suka berolahraga untuk menjaga kebugaran. Baru-baru ini, sebuah tim peneliti merilis peringkat olahraga yang berkaitan dengan umur panjang, dan secara mengejutkan, aktivitas paling sederhana—jalan kaki—menempati peringkat pertama.
Pada Januari 2026, tim peneliti dari Harvard University mempublikasikan hasil penelitian selama 30 tahun di jurnal The BMJ. Hasilnya menunjukkan bahwa apa pun jenis olahraga yang dilakukan, semuanya memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga. Namun, jalan kaki dinilai sebagai olahraga paling efektif dari segi manfaat dan biaya (cost-effective) untuk umur panjang.
Hasil penelitian menunjukkan:
- Jalan kaki menurunkan risiko kematian dari semua penyebab sebesar 17%
- Tenis dan bola voli: 15%
- Dayung dan senam: 14%
- Latihan kekuatan: 13%
- Lari: 13%
- Jogging: 11%
- Naik tangga: 10%
- Bersepeda: 4%
Jalan cepat merupakan salah satu bentuk olahraga aerobik yang dapat secara signifikan meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, serta membantu mencegah penyakit kardiovaskular.
Sebuah artikel dari situs Chinese University of Hong Kong Hospital menyebutkan bahwa berjalan kaki adalah olahraga paling sederhana, paling aman, dan juga salah satu yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan.
Artikel tersebut menyatakan bahwa penelitian membuktikan, berjalan cepat setiap hari (menempuh sekitar 1,6 km dalam 15–20 menit) dan menjadikannya kebiasaan seumur hidup memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.
Manfaat jalan cepat antara lain:
- Membakar kalori dan membantu menjaga berat badan sehat
- Mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes
- Meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru
- Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
- Menjaga ketajaman pikiran dan meningkatkan daya ingat
- Mencegah osteoporosis
- Menguatkan tulang, otot, dan sendi
- Meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan pada lansia
- Membantu penderita diabetes mengontrol gula darah dan mengurangi kebutuhan obat
Artikel tersebut juga menekankan bahwa jalan cepat termasuk aktivitas fisik intensitas sedang. Melakukannya selama 30 menit setiap hari dapat meningkatkan kesehatan. Aktivitas ini bisa dilakukan sekaligus atau dibagi dalam beberapa sesi, tetapi setiap sesi sebaiknya tidak kurang dari 10 menit.
Selain itu, bagi orang yang memiliki penyakit kronis, masalah tulang atau sendi, atau yang belum terbiasa berolahraga, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan.
Sumber : NTDTV.com





