Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli curhat menerima surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait efisiensi jilid III. Saat ini, kata Yassierli, pihaknya tengah menelaah pagu anggaran yang bisa untuk efisiensi.
"Kami juga ingin sampaikan bahwa kita baru menerima surat dari Kementerian Keuangan tanggal 1 April bahwa ada efisiensi anggaran yang bersumber dari rupiah murni," kata Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Kamis (9/4/2026).
Advertisement
Yassierli mengungkapkan, ada pergeseran dari Bagian Anggaran Bendahara Umum (BA BUN) Kemenkeu sebesar Rp 181.826.183.0000. Adapun nilai itu terdiri dari Zincian Output (RO) Khusus sebesar Rp 122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran yang dilakukan Kemenkeu Rp 59.662.235.000.
"Pergeseran dari BA BUN Kemenkeu Rp 181 miliar anggaran dari RO khusus Rp 122 miliar dan hasil identifikasi efisiensi oleh Kemenkeu sebesar Rp 59 miliar," ujarnya.




