Prabowo Bangga Indonesia Punya Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Listrik

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Magelang: Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga Indonesia kini telah memiliki pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik pertama, yang diproduksi PT VKTR Sakti Industries, anak usaha PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
 
Prabowo bangga mengingat saat ini dunia tengah menghadapi krisis energi akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat seluruh negara menekan pengeluaran energi dengan menghemat penggunaan bahan bakar berbasis fosil.
 
Karena itu, upaya VKTR membangun pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik menjadi langkah tepat seiring dengan instruksi pemerintah dalam menekan penggunaan bahan bakar berbasis fosil.
 
"Jadi inisiatif yang dilaksanakan oleh VKTR ini adalah bersejarah, suatu tonggak yang membanggakan. Ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba," ungkap Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
 
Kepala Negara menekankan, penggunaan transportasi berbasis elektrifikasi merupakan langkah tepat dalam mewujudkan Indonesia menjadi negara yang mengedepankan energi bersih dan terbarukan. Ini seiring dengan target Indonesia terhadap Net Zero Emission (NZE) atau Nol Emisi Karbono pada 2060 atau lebih cepat.
 
"Walaupun bagaimana kita harus hemat energi, kita harus menuju energi yang bersih dan terbarukan. Salah satu langkah adalah dengan menggunakan listrik, elektrifikasi. Memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak bahan bakar dari fosil, dari karbon," kata Prabowo.
  Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kedaraan Komersial Berbasis Listrik

(Presiden Prabowo Subianto meninjau pabrik bus listrik di Magelang, Jateng. Foto: Youtube Setpres)
  Tekan impor BBM  
Komisaris Utama VKTR Teknologi Mobilitas Anindya Novyan Bakrie menyampaikan gagasan dasar VKTR adalah dekarbonisasi untuk menuju NZE 2060 dan kemandirian ekonomi, termasuk ketahanan energi guna menekan impor bahan bakar minyak (BBM).
 
"Bagi kami agenda ini bukan pilihan tetapi keniscayaan strategis bagi Indonesia," ucap Anindya saat memberikan kata sambutan dalam peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik oleh Presiden Prabowo Subianto.
 
Anindya menyebut, pilihan untuk membangun industri perakitan kendaraan komersial merupakan pertimbangan strategis. Dalam perjalanannya, perakitan kendaraan listrik komersial ini menggandeng sejumlah karoseri seperti Tri Sakti, Laksana, dan Tentrem.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gangguan di Selat Hormuz Seret Rupiah ke Rp17.090 
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Mendagri Tito Ingatkan Pemda untuk Kreatif Tingkatkan PAD
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Dikabarkan Alami Kecelakaan Tunggal, Begini Kondisi Fajar Sadboy
• 12 jam lalucumicumi.com
thumb
Dukung NZE, Kemenperin Perkuat Verifikasi Emisi Gas Rumah Kaca
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Kronologi Pria Bunuh Ibu Kandung di Lahat karena Judol, Jasad Dibakar dan Dimutilasi
• 14 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.