Wali Kota Pekanbaru Pastikan Pendidikan Benar-benar Gratis, Seragam Sekolah Cuma-cuma

disway.id
16 jam lalu
Cover Berita

PEKANBARU, DISWAY.ID - Kabar gembira datang bagi warga Kota Pekanbaru menjelang tahun ajaran baru. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi mengumumkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menyiapkan bantuan seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang. 

"Jangan sampai pendidikan gratis, tapi bajunya tidak ada. Ini yang kita siapkan bajunya," ujar Agung, Kamis (9/4/2026).

Baginya, kesiapan fisik siswa dalam bersekolah, termasuk mengenakan seragam yang layak, merupakan bagian integral dari upaya meningkatkan rasa percaya diri dan kualitas belajar anak-anak di Pekanbaru.

BACA JUGA:Diresmikan Prabowo, Pabrik Bus Listrik VKTR di Magelang Punya Kapasitas Produksi 3.000 Unit

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi oase bagi para orang tua yang tengah mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

"Program seragam gratis ini tidak diberikan secara menyeluruh, melainkan difokuskan khusus bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu," jelasnya.

Secara spesifik, bantuan ini menyasar para siswa yang masuk melalui jalur afirmasi, sebuah jalur khusus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah.

Agung menegaskan pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan pakaian sekolah ini agar dapat segera dimanfaatkan.

Momentum ini dinilai sangat tepat mengingat proses penerimaan siswa baru, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), akan segera dibuka dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Alhamdulillah! Kenaikan Ongkos Haji akibat Avtur Tak Dibebankan ke Jemaah

"Penerimaan SMP kan sebentar lagi buka, kita sudah menyiapkan anggaran untuk baju. Tapi khusus untuk masyarakat yang tidak mampu," kata Agung.

Agung menjelaskan motivasi utama di balik program ini adalah keinginan pemerintah untuk meringankan beban finansial orang tua.

Menurutnya, biaya perlengkapan sekolah seringkali menjadi momok tersendiri bagi keluarga pra-sejahtera setiap kali memasuki tahun ajaran baru. Dengan adanya bantuan ini, orang tua tidak perlu lagi merasa cemas memikirkan biaya tambahan di luar biaya operasional sekolah.

Agung menekankan praktik lama di mana orang tua harus mencicil pembayaran baju di toko atau penjahit tidak boleh lagi terjadi.

"Jadi, tidak ada lagi yang istilahnya mereka tidak mampu, tapi mereka harus bayar baju ke toko atau penjahit secara berangsur-angsur. Tidak ada lagi itu," tegas Agung dengan nada optimistis.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Dorong Percepatan Transportasi Pariwisata di Bali dengan Taksi Air
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Industri E-Liquid Pastikan Patuh Regulasi, BNN Sebut Narkotika Ditemukan pada produk Ilegal
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Danantara Bentuk Anak Usaha untuk Kelola Proyek Waste to Energy
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Fakta-fakta Pengadaan Motor Listrik BGN: Klaim Harga di Bawah Pasar, 2026 Tak Dianggarkan Lagi
• 22 jam lalukompas.com
thumb
DPMPTSP Makassar Gelar Bimtek LKPM, Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha dan Perkuat Iklim Investasi
• 13 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.