Frekuensi BAB Bayi Bisa 10 Kali Sehari, Kapan Harus Khawatir?

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Dalam diskusi media Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan AI Poop Tracker di Jakarta Pusat, Kamis (2/4), dokter spesialis anak sekaligus konsultan gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K), memaparkan bahwa pola buang air besar (BAB) anak sering kali membuat orang tua bingung, padahal variasinya masih bisa tergolong normal.

-Bayi Baru Lahir

Pada bayi baru lahir, frekuensi BAB bisa sangat sering, bahkan berkali-kali dalam sehari. Warna tinja pun biasanya gelap seperti ter (mekonium) yakni feses pertama bayi saat pertama kali dilahirkan. Ini merupakan kondisi normal di awal kehidupan. Seiring waktu, warna tinja akan berubah menjadi kekuningan atau kehijauan, tergantung pada asupan nutrisi, terutama dari ASI.

“Kalau pada bayi, frekuensinya tentu saja sangat bervariasi. Waktu lahir, BAB-nya bisa 7-10 kali sehari, warnanya seperti ter mekonium,” ucapnya.

-Usia 2-4 Bulan

Memasuki usia 2 hingga 4 bulan, beberapa bayi bisa BAB dengan frekuensi yang sangat tinggi, bahkan hingga 20 kali sehari. Meski terdengar tidak biasa, kondisi ini masih dapat dianggap normal selama bayi tumbuh dengan baik, tidak rewel, dan mendapatkan asupan yang cukup. Namun, orang tua tetap disarankan untuk berkonsultasi jika merasa ragu.

“Jadi belum tentu suatu penyakit, tapi harus dikonsultasikan dengan dokter anaknya masing-masing,” kata dr.Frieda.

Kenali Batas Normal dan Tanda Konstipasi

-Usia Lebih dari 1 Tahun

Setelah anak berusia di atas satu tahun, pola BAB biasanya mulai lebih teratur. Idealnya, anak BAB satu kali sehari dengan bentuk yang baik, seperti sosis dan tidak terlalu keras atau cair. Meski begitu, jika anak tidak BAB selama satu hari, orang tua tidak perlu langsung khawatir. Frekuensi dua hari sekali masih dianggap normal.

Yang perlu diwaspadai adalah jika frekuensi BAB semakin jarang hingga tiga hari sekali atau lebih. Kondisi ini bisa menjadi tanda konstipasi atau sembelit yang memerlukan perhatian lebih.

“Tapi kalau sudah di atas atau sampai dengan 3 hari sekali, itu dianggap sudah tidak normal, constipation,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Gelar Demo di DPP Gerindra, Minta Bupati Dompu Ditindak
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
MCOL Gelontorkan Dana Eksplorasi Batu Bara Rp265,69 Juta di Kuartal I-2026
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Andre Rosiade Debat dengan Mahasiswa Bahas MBG: 86% Anggaran Dinikmati Rakyat
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Ada Risiko Ranjau Laut, Iran Tetapkan Rute Alternatif di Selat Hormuz
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sido Muncul (SIDO) Bakal Tebar Sisa Dividen Rp441,5 Miliar, Ini Jadwalnya
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.