TNI AU Rekrut 31 Penerbang Sipil untuk Jadi Pilot Pesawat Angkut dan Helikopter

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Sejumlah penerbang TNI AU berjalan usai mengikuti gladi kotor ke-2 jelang HUT ke-80 RI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2025). (Sumber: Antara/Fakhri Hermansyah)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) telah merekrut 31 penerbang sipil yang difokuskan untuk menjadi pilot pesawat angkut dan helikopter.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dalam jumpa pers di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).

"Jadi, benar sekarang sudah ada 31 orang penerbang sipil yang sumbernya dari penerbang sipil, kami rekrut menjadi penerbang Angkatan Udara,” kata dia.

“Mereka kita fokuskan untuk penerbang atau pilot pesawat angkut maupun pesawat helikopter," tambahnya, seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Jadi Pilot TNI AU Keturunan Tionghoa, Marko Andersen: Kebinekaan Bukan Sekadar Slogan | GAGAS RI

Perekrutan penerbang sipil tersebut, kata dia, dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI AU, terutama di bidang penerbang.

Ia menjelaskan, perekrutan itu juga bagian dari upaya TNI AU untuk membuka kesempatan bagi para pilot sipil yang ingin mengabdi kepada negara.

Menurutnya, ke-31 pilot sipil tersebut direkrut dari sekolah penerbang yang telah bekerja sama dengan TNI AU.

Setelah direkrut, mereka mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi oleh TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

"Standardisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dengan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude, kemudian mempunyai skill yang sama dengan penerbang Angkatan Udara," ungkap Tonny.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • ksau
  • penerbang sipil tni au
  • tni au
  • pilot TNI AU
  • penerbang sipil
  • TNI AU rekrut penerbang sipil
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekko Jakarta Barat Ingatkan Jajaran Tidak Rekayasa Laporan CRM, Soroti Kasus AI di Jakarta Timur
• 53 menit lalupantau.com
thumb
Bareskrim Ungkap Pengiriman Narkoba dari Malaysia ke Bali, 12 Paket WN China Betuliskan TANG
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kasus Pengantin Pria Ternyata Wanita di Malang Berujung Saling Lapor
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Kongres AS Desak Lebanon Masuk dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.